Breaking News:

BATAM TERKINI

Gerakan Satu Miliar Pohon Kelapa di Kepri, Syamsul Bahrum Sebut Potensi Industrinya di Batam

Terkait gerakan satu miliar buah kelapa di Kepri, Syamsul Bahrum menyebut bisa saja Batam menyediakan sektor industrinya, daerah lain bahan baku

TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
SATU MILIAR POHON KELAPA - Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum beberapa waktu lalu. Syamsul mengatakan, Pemerintah Kota Batam (Pemko) Batam mendukung gerakan satu miliar pohon kelapa di Kepri. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendukung gerakan satu miliar pohon kelapa di Kepri. Selain menjadi penghasil kelapa di wilayah pesisir, kota yang berbasis industri ini dapat menjadi daerah agropolitan sisi hilir, melengkapi daerah lain di Kepri yang menjadi agropolitan sisi hulu.

Dukungan untuk gerakan satu miliar pohon kelapa di Kepri ini disampaikan Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam Syamsul Bahrum.

"Pemko Batam sangat mendukung gerakan satu miliar buah kelapa yang dicanangkan pak Pjs Gubernur Kepri. Apalagi Batam terdiri banyak pulau, banyak kelurahan di pesisir yang potensi ditanami pohon kelapa,” kata Syamsul, baru-baur ini.

Menurutnya, Batam kini memang difokuskan untuk industri pengolahan kelapa atau industri pengekspor kelapa dari daerah lain.

Terkait gerakan satu miliar buah kelapa ini, Syamsul mengatakan bisa saja Batam menyediakan sektor industrinya, namun Lingga, Anambas, maupun Natuna sebagai daerah agropolitan hulu menyediakan bahan baku untuk industri kelapa.

"Kalau ini dimanfaatkan nilai ekonominya tinggi,” ucapnya.

Baca juga: Minyak Kelapa hingga Lidah Buaya ampuh Hilangkan Panu, Begini Cara Pakainya

Baca juga: 5 Minuman Es Kaki Lima Populer di Batam, Termasuk Es Jagung Hawai hingga Es Kelapa Muda

Ia menyampaikan, pohon kelapa sarat manfaat dari beriket, santan kelapa, nata de coco dan masih banyak lagi.

“Nanti, meskipun Batam belum tentu menyediakan lahan yang cukup untuk kelapa, tapi setidaknya Batam bisa menjadi industri kelapa seperti yang dicanangkan Gubernur,” katanya.

Terpisah, Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin menyampaikan, gerakan satu miliar pohon kelapa di Kepri, bermula dari pengalamannya mengunjungi sebuah perusahaan yang justru mendatangkan bahan baku kelapa dari daerah lain.

Tidak hanya itu, ia juga pernah diminta untuk menghadiri acara ekspor kelapa. Sayangnya kelapa yang diekspor melalui Kepri justru didatangkan dari daerah lain.

“Ini pukulan buat kita. Padahal tumbuhan ini sudah membudaya di kehidupan kita. Apalagi Kepri yang merupakan wilayah kepulauan,” imbuhnya.

Menurutnya, kelapa merupakan tumbuhan yang semua bagiannya bermanfaat dan bernilai ekonomi. Hal ini harusnya dapat dikembangkan, sehingga menopang ekonomi daerah ini. Manfaat kelapa tak hanya pangan tetapi dapat merambah pada industri furnitur.

"Hitungan saya, kalau bisa kita hasilkan kelapa 1 miliar dalam waktu tertentu, uang triliun akan dibawa ke daerah ini,” pungkasnya.

(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Simak berita Tribun Batam lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved