PENANGANAN COVID
Bapelkes Batam Tampung 12 Pasien Positif Virus Corona Klaster ASN
Selain menampung pasien positif virus corona klaster ASN, Kepala Bapelkes Batam mendapat informasi 6 pasien Covid-19 baru hari ini, Minggu (6/12).
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Balai Pelatihan Kesehatan atau Bapelkes Batam kembali menampung 12 pasien positif virus Corona.
Dari 12 pasien Covid-19 pada Sabtu (5/12), 10 di antaranya merupakan klaster Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sementara dua orang lainnya merupakan keluarga dari ASN yang bersangkutan.
"Untuk hari ini, kami masih menunggu informasi pastinya dari Satgas Covid-19.
Kami mendapat informasi akan masuk 6 orang pasien virus corona," kata Kepala Bapelkes Batam, Asep Zaenal Mustofa, Minggu (6/12/2020).
Dia menjelaskan untuk kondisi pasien saat ini cukup stabil.
Para pasien juga mendapat pengawasan dari tim medis yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Kota Batam di Bapelkes RI di Batam.

Asep, mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, dimanapun dan kapanpun.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.
"Pasien Covid-19 terus meningkat. Mari kita sama-sama menjaga kesehatan serta selalu menerapakan protokol kesehatan.
Dengan menerapakan protokol kesehatan, kita bisa terhindar dari virus corona," ucapnya.
Virus Corona di Batam
Satgas Covid-19 mencatat penambahan 23 kasus positif virus corona di Batam.
Dengan penambahan pada Sabtu (5/12), angka Covid-19 di Batam kini telah mencapai 4.348 kasus.
Saat ini, kasus Corona di Batam yang masih dalam perawatan mencapai angka 803 pasien.
Sementara pasien sembuh corona di Batam sebanyak 3.436 dan pasien meninggal sebanyak 109 kasus.
Para pasien ini dirawat di sejumlah rumah sakit, seperti RSKI Covid-19 Galang yang menampung 424 pasien.
Selain itu, ada pula pasien yang diisolasi mandiri sebanyak 55 pasien, dirawat di Bapelkes Batam 72 pasien.
RS Awal Bros 79 pasien, RS Bhayangkara 5 pasien, RS Budi Kemuliaan 24 pasien, RS Camatha Sahidya 2 pasien, RS Harapan Bunda 4 pasien.
Kemudian RS Keluarga Husada 2 pasien, RS Graha Hermine 13 pasien, RS Soedarsono D 6 pasien, RSUD Embung Fatimah 35 pasien, RS Elisabeth Sei Lekop 7 pasien, RS Elisabeth Batam Kota 18 pasien, RS Elisabeth Lubuk Baja 19 pasien, RS Mutiara Aini 1 pasien, RSBP Batam 27 pasien, dan persiapan evakuasi 10 orang.
Memasuki minggu pertama bulan Desember ini, tren penambahan kasus Covid-19 meningkat pesat di angka 243 kasus dan masih bergerak secara signifikan.

Secara akumulatif, latar belakang profesi pasien Covid-19 di Batam masih didominasi oleh karyawan swasta sebanyak 2439 kasus, kemudian pasien ibu rumah tangga 401 kasus, dan wiraswasta 296 kasus.
Dengan adanya penambahan kasus, hingga saat ini, zona Covid-19 di Batam masih merah di sembilan kecamatan.
Kecamatan Bengkong terdapat 67 kasus dalam perawatan, Kecamatan Lubuk Baja 86 kasus, Kecamatan Nongsa 37 kasus.
Kecamatan Sei Beduk 49 kasus, Kecamatan Sagulung 71 kasus, Kecamatan Batuaji 78 kasus, Kecamatan Batam Kota 203 kasus, Kecamatan Batu Ampar 47, dan Kecamatan Sekupang 158 kasus.
Kini, kecamatan di wilayah hinterland masih berzona kuning, yakni Kecamatan Bulang 1 kasus, dan Kecamatan Belakang Padang 6 kasus.
Sedangkan, Kecamatan Galang masih berzona hijau tanpa kasus Covid-19.
20 Pasien Sembuh Corona di Batam
Pasien Covid-19 di Batam kembali dipulangkan oleh Satgas Covid-19 Kota Batam. Pada 4 Desember 2020, terdapat 20 pasien sembuh (discarded) yang telah dipulangkan dari berbagai rumah sakit.
Adapun rincian pasien sembuh tersebut adalah sebagai berikut:
1. Chinnaiah Ganesan, pasien nomor 3648, seorang laki-laki berusia 43 tahun dan karyawan swasta. Ganesan tinggal di Perumahan Jupiter, Tanjung Uncang, Batuaji, Kota Batam, dan sempat dirawat di RS Awal Bros sebagai Suspek.
2. Andi Prasetyo, pasien nomor 3740, seorang laki-laki berusia 27 tahun berprofesi karyawan swasta. Andi tinggal di Perumahan Bukit Barelang, Tanjungpiayu, Sei Beduk, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
3. Arif Arohmanto, pasien nomor 3743, seorang laki-laki berusia 36 tahun dan karyawan swasta. Arif tinggal di Perumahan Rhabayu Asri, Tanjungpiayu, Sei Beduk, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
4. Luddin Mardhani Rambe, pasien nomor 3745, seorang laki-laki berusia 46 tahun dan merupakan karyawan swasta. Luddin tinggal di Komplek Citra Batam, Teluk Tering, Batam Kota, dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
5. Orah Jetty, pasien nomor 3773, seorang perempuan berusia 63 tahun dan merupakan ibu rumah tangga. Orah tinggal di Perumahan Taman Asri, Tiban Baru, Sekupang dan sempat dirawat di RS Elisabeth Lubuk Baja sebagai Suspek.

6. Leider Nainggolan, pasien nomor 3777, seorang laki-laki berusia 47 tahun dan merupakan karyawan swasta. Leider tinggal di Sungai Aleng, Sei Binti, Sagulung, Batam, dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
7. Nur Arifin, pasien nomor 3798, seorang laki-laki berusia 55 tahun dan merupakan karyawan swasta. Nur Arifin tinggal di Wisma Buana Indah, Taman Baloi, Batam Kota, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
8. Wendi, pasien nomor 3806, seorang laki-laki berusia 22 tahun dan merupakan karyawan PT Best Eternity Resources Technology. Wendi tinggal di Nagoya Permai, Lubuk Baja Kota, Lubuk Baja, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Suspek.
9. Tjang Kim Fa, pasien nomor 3822, seorang perempuan berusia 65 tahun dan merupakan wiraswasta. Tjang Kim Fa tinggal di Taman Putri Indah, Taman Baloi, Batam Kota, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Suspek.
10. Muslimin Sukriadi, pasien nomor 3861, seorang laki-laki berusia 56 tahun dan merupakan wiraswasta. Muslimin tinggal di Rusunawa BPJS Kabil Batam, Kabil, Nongsa, Batam dan sempat dirawat RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
11. Izzul Ulkum, pasien nomor 4086, seorang laki-laki berusia 48 tahun dan karyawan swasta. Izzul tinggal di Perumahan Griya Indah, Sungai Langkai, Sagulung dan sempat dirawat RSKI Covid-19 Galang sebagai Suspek.
12. Julian Austin Siahaan, pasien nomor 4097, seorang laki-laki berusia 12 tahun dan pelajar. Julian tinggal di Nusa Batam, Sei Langkai, Sagulung, dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
13. Agung Fajar Pambudi, pasien nomor 4098, seorang laki-laki berusia 45 tahun berprofesi karyawan swasta. Agung tinggal di Perumahan Fortuna Raya, Sagulung Kota, Sagulung, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Suspek.
14. Andi Prasetyo A.Md, pasien nomor 4099, seorang laki-laki berusia 27 tahun dan karyawan swasta. Andi tinggal di Perumahan Bukit Barelang, Tanjungpiayu, Sei Beduk, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
15. Refika Hutarmi, pasien nomor 4100, seorang perempuan berusia 30 tahun dan merupakan ibu rumah tangga. Refika tinggal di Buana Bukit Permata, Tembesi, Sagulung, dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Suspek.
16. Dwi Pujianti, pasien nomor 4101, seorang perempuan berusia 28 tahun dan merupakan wiraswasta. Dwi tinggal di Perumahan Bidadari, Mangsang, Sei Beduk dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
17. Soeparman, pasien nomor 4102, seorang laki-laki berusia 43 tahun dan merupakan karyawan swasta. Soeparman tinggal di Pondok Graha, Duriangkang, Sei Beduk, Batam, dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
18. Kesri Robert, pasien nomor 4103, seorang laki-laki berusia 38 tahun dan merupakan karyawan swasta. Kesri tinggal di Legenda Malaka, Baloi Permai, Batam Kota, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
19. Rahmi Isnaini, pasien nomor 4104, seorang perempuan berusia 29 tahun dan merupakan karyawan swasta. Rahmi tinggal di Taman Mediterania, Baloi Permai, Batam Kota, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
20. Eka Novi Yanta, pasien nomor 4105, seorang laki-laki berusia 31 tahun dan merupakan karyawan swasta. Eka tinggal di Mangsang Permai, Mangsang, Sei Beduk, Batam dan sempat dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebagai Asimptomatik.
"Saat ini kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ke tempat tinggalnya," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi.(*/TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang/Hening Sekar Utami)
Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google