PILKADA KEPRI
Pilkada Kepri 2020: Ansar Yakin Menang, Soerya Ucap Terima Kasih, Isdianto Unggul Real Count Tim
Perolehan suara masing-masing pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Kepri 2020 perlahan-lahan menunjukkan hasilnya.
KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Perolehan suara masing-masing pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Kepri 2020 perlahan-lahan menunjukkan hasilnya.
Hal itu terlihat dari hasil hitung cepat berbagai lembaga survei.
Masing-masing pasangan calon pemimpin Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang bertarung di Pilkada 2020 itupun memberikan reaksi beragam atas hasil Quick Count tersebut.
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina, misalnya, tampil percaya diri mengklaim kemenangannya di Pilkada 2020, Rabu (9/12/2020) malam.
Klaim tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Posko Pemenangan Sekretariat Golkar.
Ketua Tim Pemenangan Ansar - Marlin, Ade Angga menyatakan, Paslon Nomor Urut 3 itu sudah hampir pasti akan menang dan klaim itu bukan tanpa alasan.
Ade Angga memaparkan hasil penghitungan suara secara quick count yang diperoleh dari sumber kredibel, yakni Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dipimpin Burhanuddin Muhtadi.

Pada survei itu, paslon Ansar - Marlin terhitung lebih unggul dibanding pasangan calon lainnya.
"Data yang sudah masuk terakhir sudah 99,60 persen, yang mana di sini terlihat, paslon Soerya - Iman 23,07 persen, Isdianto - Suryani 36,95 persen, dan kita mendapat 39,97 persen," papar Ade Angga.
Penghitungan quick count ini masih berjalan dengan cepat, sebab data-data lainnya masih masuk secara terus menerus.
Adapun margin of error dalam penghitungan quick count ini, menurut Ade Angga, adalah sebesar 1,57 persen.

"Ini menandakan bahwa jika terjadi pengurangan suara sebesar seluruhnya yang 1,57 persen ini, maka tetap pasangan Aman lebih unggul dibandingkan Insani," tegas Ade Angga.
Pada kesempatan yang sama, Calon Gubernur Kepri, Ansar Ahmad pun menyatakan suka citanya atas perolehan suara berdasarkan quick count yang ada.
Ia berharap, hasil real count yang nantinya akan dirilis oleh KPU identik dengan hasil yang ia terima pada hari ini.
Dirinya juga mengingatkan bahwa, kemenangan pasangan Aman nantinya bukanlah kemenangan pribadi, melainkan milik seluruh masyarakat Kepulauan Riau.