Jumat, 8 Mei 2026

Gubernur Jabar Bicara Soal Jabatan Lengser Gegara Kasus Kerumunan Rizieq: Ini Dimulai Dari Mahfud MD

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini bicara mengenai sejumlah pejabat yang dicopot karena dianggap tak mampu atasi kerumunan yang dihadiri Rizieq.

Tayang:
Tangkap layar channel YouTube KompasTV
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) mengungkap alasan Kapolda Jawa Barat tidak membubarkan secara paksa kerumunan massa di Megamendung 

TRIBUNBATAM.id, BANDUNG - Kasus kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung, Jawa Barat ikut menyeret Ridwan Kamil.

Sang Gubernur Jabar pun akhirnya ikut diperiksa oleh kepolisian.

Setelah menjalani pemeriksaan, Ridwan Kamil memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan.

Ia bahkan sampai menyinggung nama Menko Polhukam, Mahfud MD.

Menurutnya, peristiwa kerumunan massa Rizieq Shihab yang terjadi di beberapa titik sejak kepulangannya diawali dari pernyataan Mahfud MD.

Baca juga: Ridwan Kamil Diperiksa Polda Jabar Soal Acara Rizieq Shihab: Mahfud MD Harus Tanggung Jawab

Baca juga: Ridwan Kamil Bela Kapolda Jabar, Bongkar Alasan Rudy Sufahriadi Tak Bubarkan Paksa Kerumunan Massa

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Rabu (16/12/2020), memenuhi panggilan Polda Jabar.

Ia dipanggil terkait kerumunan massa di Megamendung Bogor.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini bicara mengenai sejumlah pejabat yang dicopot karena dianggap tak mampu mengatasi kerumunan yang dihadiri oleh pimpinan FPI, Rizieq Shihab.

Rentetan kasus kerumunan massa tersebut diantara di Bandara Soekarno-Hatta dan Megamendung dan pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan.

Di antaranya, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dan Kapoda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana yang dicopot dari jabatan.

"Akibat dari rentetan kekisruhan ini ada jabatan yang hilang," ujar Ridwan Kamil setelah diperiksa di Polda Jabar,

Dia kemudian menyinggung soal jabatan Gubernur Jawa Barat. Menurutnya, jabatan yang dia eman adalah titipan yang kapan saja bisa diambil.

Baca juga: Detik-detik Penangkapan 4 Anggota FPI yang Ancam Membunuh Menko Polhukam Mahfud MD

Baca juga: Ibu Mahfud MD Berumur 90 Tahun Trauma Dengan Teriakan Bunuh, Pelaku Tak Sesangar Saat Beraksi

Emil Minta Mahfud MD Tanggungjawab

Menko Polhukam, Mahfud MD harus bertanggung jawab terkait kerumunan massa yang terjadi di Bandara saat menjemput Habib Rizieq Shihab.

Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sesuai memberikan keterangan terkait kerumunan di Megamendung, di Polda Jabar, Rabu 16 Desember 2020.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved