Senin, 11 Mei 2026

TRIBUN WIKI

HUT Batam ke-191, Inilah Sejarah dan Asal-usul Kota Bandar Dunia Madani

Hari ulang tahun (HUT) ke-191, inilah sejarah dan asal-usul Kota Batam. Ada banyak cerita perjalanan yang membentuk Batam menjadi seperti sekarang.

Tayang:
Kompas Properti
BATAM - Hari ulang tahun (HUT) ke-191, inilah sejarah dan asal-usul Kota Batam. FOTO: Pollux Habibie 

Pada dekade 1960-an, Batam digunakan oleh pemerintah sebagai basis logistik minyak bumi di Pulau Sambu.

Letaknya yang strategis dengan kekayaan yang potensial membuat Batam terus dikembangkan.

Pulau Batam kemudian ditetapkan sebagai lingkungan kerja daerah industri pada dekade 1970-an.

Tujuannya tak lain adalah untuk menjadikan Batam sebagai Singapura-nya Indonesia.

Keputusan ini didukung oleh Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam atau lebih dikenal dengan Badan Otorita Batam (BOB) sebagai penggerak pembangunan Batam.

Otorita Batam kini menjadi Badan Pengusahaan (BP Batam).

Seiring pesatnya perkembangan Pulau Batam, pada dekade 1980-an, wilayah Kecamatan Batam yang merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Riau, ditingkatkan statusnya menjadi Kotamadya Batam.

Keputusan ini diambil berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 1983.

Oleh karena itu, segala tata aturan dan administratif di kota ini dijalankan untuk mendudukung pembangunan yang dilakukan Otorita Batam (BP Batam).

Di era reformasi pada akhir dekade tahun 1990-an, dengan Undang-Undang nomor 53 tahun 1999, maka Kotamadya administratif Batam berubah statusnya menjadi daerah otonomi.

Artinya, untuk menjalankan fungsi pemerintahan dan pembangunan, Pemerintah Kota Batam harus mengikutsertakan Badan Otorita Batam (BP Batam).

Baca juga: Berita Populer Batam, Penumpang ke Jakarta Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen hingga Pasien Covid

Geografis

Kota yang merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau ini memiliki luas wilayah daratan seluas 715 km², sedangkan luas wilayah keseluruhan mencapai 1.575 km².

Kota Batam beriklim tropis dengan suhu rata-rata 26 sampai 34 derajat celsius.

Kota ini memiliki dataran yang berbukit dan berlembah.

Tanahnya berupa tanah merah yang kurang subur dan cuaca yang sering berubah sehingga bila dijadikan lahan pertanian hanya bisa ditumbuhi tanaman non musim.

Baca juga: Disebut Bumi Berazam, Ini Profil Kabupaten Karimun, Daerah yang Pernah Dikuasai Portugis

Daftar Wali Kota

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved