Jumat, 15 Mei 2026

Eks Juara Kejurnas Tinju Lebam Dianiaya di Kedai Tuak, Tak Terima Diarak Dipukuli Oknum Kepling

Mantan juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Junior 2009 mempolisikan sejumlah orang yang memukulinya hingga lebam

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
Eks atlet tinju Sumut Aditya Surbakti yang jadi korban penganiayaan saat dijumpai, Senin (21/12/2020) 

TRIBUNBATAM.id - Eks Juara Kejurnas Tinju Lebam Dianiaya di Kedai Tuak, Tak Terima Diarak Dipukuli Oknum Kepling.

Mantan juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Junior 2009 mempolisikan sejumlah orang yang memukulinya hingga lebam.

Aditya Surbakti yang seorang eks petinju pro itu jadi korban penganiayaan pada Sabtu (19/12/2020) malam di kedai tuak.

Cerita bermula saat warga walan Jangka Medan itu, sama-sama minum tuak di salah satu rumah yang berada di Jalan Duku Medan bersama oknum Kepling (kepala lingkungan) di Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah, Medan.

Baca juga: Perwira Polisi Mabuk dan Todongkan Senjata di Warung Tuak, Marah Karena Masalah Sepele

Baca juga: Diduga Mabuk Tuak, Istri Bakar Suami Hidup-hidup di Sergai Sumut, Begini Kronologinya

Ia kemudian meminjam sepeda motor milik oknum kepling tersebut, untuk pergi ke rumah mantan mertua di Jalan Jangka Medan, pada Sabtu (19/12/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

Aditya Surbakti, mantan atlet tinju Sumut menjadi korban penganiayaan saat dijumpai di Kota Medan, Senin (21/12/2020)
Aditya Surbakti, mantan atlet tinju Sumut menjadi korban penganiayaan saat dijumpai di Kota Medan, Senin (21/12/2020) (TRIBUN MEDAN/HO)

Namun, ketika kembali ke tempat mereka minum, Aditya Surbakti yang diduga dalam kondisi terpengaruh minuman alkohol, lupa membawa kembali sepeda motor yang dipinjamnya.

Ia meninggalkan motor tersebut dalam kondisi terparkir di Jalan Jangka Medan, rumah mantan mertuanya.

Melihat Aditya kembali dengan berjalan kaki tanpa membawa sepeda motor, oknum kepling marah dan bersama kawannya menganiaya Aditya.

Baca juga: Kronologi Janda Tiga Anak Diperkosa 2 Pemuda, Pelaku Sempat Gelar Tikar dan Pesta Miras Jenis Tuak

Baca juga: Curi Motor di Lapo Tuak, Pria ini Diringkus Anggota Polsek Sekupang, Terancam 7 Tahun Penjara

Aditya sendiri mengaku lupa di mana sepeda motor itu ditinggalkan.

Ia sempat diarak ke samping kantor lurah Sei Putih Barat untuk diinterogasi lebih lanjut.

Untung saja, tak lama berselang lama, adik kandung Aditya dan sepupunya datang dan mendamaikan serta mencari sepeda motor yang ditinggalkan Aditya.

Tiga sopir angkot yang dibawa ke Mapolsek Batuaji. Ketiga dibawa karena mengabaikan pembatasan jarak saat pandemi virus corona. Mereka kedapatan asyik berkumpul sambil meminum tuak sesudah bekerja
Tiga sopir angkot yang dibawa ke Mapolsek Batuaji. Ketiga dibawa karena mengabaikan pembatasan jarak saat pandemi virus corona. Mereka kedapatan asyik berkumpul sambil meminum tuak sesudah bekerja (TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

Sepeda motor milik oknum kepling tersebut juga akhirnya kembali ditemukan dan dikembalikan Aditya kepada oknum kepling.

Namun, Aditya tak terima dengan perlakuan yang diterimanya.

Pada Ahad (20/12/2020) dini hari, Aditya melaporkan oknum kepling tersebut ke Polsek Medan Baru.

Baca juga: Wanita Penjual Tuak Dianiaya Preman, Pelaku Marah Karena Korban Tak Mau Kasih Jatah Preman

Baca juga: Lapo Tuak Ganggu Kenyamanan, Perwakilan Warga Kibing Batuaji Batam Mengadu ke DPRD Batam

"Saya lupa memarkir sepeda motor yang saya pinjam itu dekat rumah mantan mertua saya ketika mengantar uang belanja anak saya.

Tapi, mereka tak mau mendengar dan menganiaya saya.

Padahal sepeda motor yang saya tinggalkan akhirnya ditemukan kembali dan sudah dikembalikan," kata Aditya Surbakti didampingi mantan pelatih tinju yang juga keluarga dekatnya, Sudarmadi saat memberi keterangan, Senin (21/12/2020) siang.

Empat remaja yang diamankan Satpol PP Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu karena menggelar pesat minum tuak di lingkungan sebuah masjid. Foto ilustrasi
Empat remaja yang diamankan Satpol PP Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu karena menggelar pesat minum tuak di lingkungan sebuah masjid. Foto ilustrasi (kompas.com/Firmansyah)

Ia mengaku sudah membuat laporan kepada polisi dan pihaknya sudah melakukan visum di rumah sakit terdekat.

Sementara itu, mantan pelatih Aditya, Sudarmadi membenarkan bahwa Aditya dianiaya oleh oknum Kepling yang sebelum kejadian sama-sama minum dengan Aditya.

Baca juga: Polisi Panen Tuak dan Mikol Lagi di Kijang, Ini Tanggapan Warga

Baca juga: Diam-diam Ada Miras Oplosan! Polres Tanjungpinang Sita Ratusan Botol Miras, Termasuk Tuak!

"Sekarang sepeda motor oknum Kepling itu sudah dikembalikan.

Namun si Aditya tidak terima perlakukan oknum Kepling kepada dirinya.

Anggota menunjukkan minuman jenis tuak yang dikonsumsi kelima remaja di Taman Makam Pahlawan, Batuaji, Ahad (23/2/2020) dini hari. Foto ilustrasi
Anggota menunjukkan minuman jenis tuak yang dikonsumsi kelima remaja di Taman Makam Pahlawan, Batuaji, Ahad (23/2/2020) dini hari. Foto ilustrasi (TribunBatam.id/Dokumentasi Polsek Batuaji)

Makanya dia membuat laporan kepada petugas kepolisian di Polsek Medan Baru," pungkasnya.

Baca juga: Istri Pelaku Penganiayaan Prajurit TNI di Bukittinggi Akhirnya Bicara: Tolong, Jangan Bawa Keluarga

Baca juga: Kasus Penganiayaan Panswacam Batam di Pilkada Kepri Kota Jadi Atensi Bawaslu dan DPR RI

Baca juga: JAWABAN Tim Divisi Hukum Soerya Respationo dan Iman Sutiawan Soal Penganiayaan Ketua Panwascam

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Jadi Korban Penganiayaan di Kedai Tuak, Mantan Juara Kejurnas Tinju Lapor ke Polsek Medan Baru

(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved