BATAM TERKINI
KESAKSIAN Melky, Security yang Lihat Langsung Mandor Proyek Dihabisi Teman Satu Mess di Batam
Melky Sedek (44), security proyek pembangunan ruko di Bengkong Sadai Batam menceritakan bagaimana kronologi pembunuhan di depan matanya.
Sementara Melky, hingga saat ini masih aktif bekerja sebagai Sekuriti di kompleks proyek tersebut.
Bapak dua anak itu saat ini tinggal sendirian di mes proyek.
Ia memilih bertahan karena masih punya tanggung jawab yang besar untuk keluarganya. Yakni menyekolahkan kedua anaknya yang ada di Flores.
Melky memilih mes sebagai tempat tinggalnya karena terpaksa. Gajinya pas-pasan, sehingga tidak bisa tinggal indekos.
Merantau ke Batam
Melky bercerita, ia pertama kali ke Batam pada 2019 lalu.
Sebelumnya, ia pernah bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai sekuriti di sebuah kawasan.
Namun karena masa berlaku paspornya habis, ia ditangkap Polisi Malaysia dan mengirimnya ke Tanjungpinang pada November 2019 lalu.
Sempat tinggal di Tanjungpinang, namun tidak ada kerjaan, akhirnya Melky memutuskan untuk mencari kerja ke Batam.
Berhubung sudah berumur ia mengaku hanya bisa bekerja sebagai sekuriti. Dari penghasilannya itulah, ia membiayai keluarga kecilnya yang ada di kampung halaman.
Dendam hingga Rencanakan Pembunuhan
Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan mandor proyek, Heru Tunggara (48) di kawasan Bengkong Sadai, Kota Batam, Kepri Rabu (23/12/2020).
Rekonstruksi tersebut dilakukan di sekitar kawasan proyek dan juga jalan raya sekitar Bengkong Sadai.
Setidaknya ada 17 adegan yang di peragakan oleh kedua tersangka saat melakukan aksi keji tersebut.
Saat melakukan adegan diketahui kedua pelaku tersebut telah merencanakan pembunuhan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/23122020rekonstruksi-penikaman-mandor-di-batam1.jpg)