Mengenang Kisah Heroik Riyanto Banser, Tewas Demi Jaga Misa Natal dari Ledakan Bom
Mengenang Kisah Heroik Riyanto Banser, Tewas Demi Jaga Misa Natal dari Ledakan Bom.
TRIBUNBATAM.id - Mengenang Kisah Heroik Riyanto Banser, Tewas Demi Jaga Misa Natal dari Ledakan Bom.
20 tahun silam, tepatnya tahun 2000, sebuah bom meledak saat malam Natal.
Bom mengejutkan itu tak memakan banyak korban jiwa.
Sebab, alih-alih meledak di tengah kerumunan jemaat gereja, bom itu telah dilempar jauh oleh seorang Banser berseragam loreng.
Dia adalah Riyanto yang kala itu menjadi satu dari sekian banyak pasukan Banser penjaga keamanan Misa Natal.
Riyanto merupakan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang meninggal karena menyelamatkan banyak nyawa ketika malam Misa Natal.
Ia meninggal pada malam Natal, tepatnya 24 Desember 2000, bersamaan dengan malam Misa Natal.
Peristiwa tragis itu terjadi di depan Gedung Sidang Jemaat Pantekosta di Indonesia (GSJPDI) Eben Haezer, Mojokerto.
Riyanto terkena serpihan bom karena terlambat membuang bom yang dikemas dalam kantong plastik.
Nyawanya tak terselamatkan.
Namun berkat keberaniannya, ratusan jemaat yang kala itu tengah beribadah berhasil selamat.
Umur Riyanto ketika itu baru 25 tahun.
Dia berkorban untuk banyak orang meski berbeda agama.
Bahkan, almarhum Gus Dur mengatakan Riyanto telah menunjukkan diri sebagai umat beragama yang kaya nilai kemanusiaan.
Peristiwa heroik itu sudah terjadi dua puluh tahun lalu.