Kamis, 23 April 2026

JAGA Protokol Kesehatan di Gereja Katolik Santo Petrus Batam, Petugas Terus Ingatkan Umat Jaga Jarak

Perayaan Natal 2020 di Gereja Katolik Santo Petrus, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, berjalan lancar sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
MISA NATAL - Suasana usai misa Natal di Gereja Katolik Santo Petrus Lubuk Baja, Jumat (25/12/2020). 

Editor: Thomm Limahekin

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perayaan Natal 2020 di Gereja Katolik Santo Petrus, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepri berjalan lancar sesuai protokol kesehatan Covid-19, Jumat (25/12/2020) siang. 

Selama perayaan ekaristi berlangsung, pintu masuk dan keluar gereja tampak terbuka lebar.

Di halaman gereja telah dibangun Posko Pengamanan Gereja yang dijaga oleh personel gabungan TNI dan Polri.

Pada sekitar pukul 10.15 WIB, Perayaan Ekaristi Natal telah berakhir dan seluruh umat pun berbondong-bondong keluar dari gereja dengan tertib.

Baca juga: DANLANAL dan Kapolres Karimun Turun Tangan, Pantau Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Seluruh umat mengenakan beraneka ragam busana yang rapi, lengkap dengan masker.

Demi menghindari kerumunan, beberapa panitia keamanan kerap berkeliling mengingatkan umat untuk berjaga jarak.

"Mohon dilonggarkan bapak, ibu, jaraknya.

Tolong jangan berkerumun," tegas seorang panitia keamanan gereja yang tergabung dalam Dewan Pastoral Paroki (DPP) Gereja Katolik Santo Petrus Lubuk Baja.

Pelaksanaan perayaan ekaristi pada pagi hari itu berjalan tanpa kendala dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

BERIKAN MASKER - Komandan Lanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut Maswedi pemberikan masker kepada penjaga kantin yang tidak memakai masker Jumat (25/12/2020) siang.
BERIKAN MASKER - Komandan Lanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut Maswedi pemberikan masker kepada penjaga kantin yang tidak memakai masker Jumat (25/12/2020) siang. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Perayaan Natal di Gereja Katolik Santo Petrus kali ini dihadiri jemaat yang terbatas.

Menurut seorang pengurus DPP, Jacobus Tandiono, pihak gereja membatasi kuota umat menjadi maksimal 350 orang dalam satu kali misa.

Jumlah ini terbilang sedikit dibanding total jemaat di tahun sebelumnya yang dapat mencapai minimal 3.000 orang.

"Dulu kita sampai sediakan tenda-tenda di luar gereja, di pelataran parkir.

Sekarang, sengaja kita batasi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan," jelas Jacobus.

Baca juga: Cek Pengamanan Natal 2020, Kapolres Karimun Datangi Gereja dan Pos Pengamanan

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan saat meninjau pos pelayanan saat malam Natal
TINJAU POS - Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan saat meninjau pos pelayanan saat malam Natal (Tribunbatam.id/Istimewa)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved