KARIMUN TERKINI
Terkendala Covid-19, Rencana Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah Karimun Tertunda
Fanani Zuhri bilang, realisasi rencana pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah Karimun tertunda hingga kondisi keuangan negara kembali normal
Rombongan disambut oleh sejumlah pejabat yakni Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Sekda Karimun Firmansyah, Kepala KSOP kelas I TBK Capten Barlet Silalahi, Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur dan sejumlah Pimpinan OP Kabupaten Karimun.
Menurut Budi, Kabupaten Karimun memiliki potensi yang besar pada berbagai sektor.
"Saya melihat Karimun ini memiliki potensi yang besar dari sektor industri dan pariwisata," kata Budi.
Apalagi pemerintah saat ini sedang berupaya meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Karimun.
Budi menyampaikan, infrasturktur yang akan ditingkatkan adalah Bandara Raja Haji Abdullah.
Direncanakan, pembangunan bandara dilaksanakan hingga tahun depan. Di antaranya adalah pembangunan run way bandara yang saat ini sepanjang 1.400 meter menjadi 2.000 meter.
"Bandara ini, akan kami kembangkan dengan dana Rp 100 Miliar. Targetnya selesai tahun 2021," ungkapnya.
Budi juga mengimbau agar Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun juga berkomitmen dalam mewujudkannya.
"Tidak mungkin Pemerintah Pusat saja yang berkomitmen, saya minta pak bupati untuk membantu ini," ujarnya.
(tribunbatam.id/Yeni Hartati/Elhadif Putra)
Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/maskapai-susi-air-kembali-beroperasi-di-karimun.jpg)