KARIMUN TERKINI
Terkendala Covid-19, Rencana Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah Karimun Tertunda
Fanani Zuhri bilang, realisasi rencana pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah Karimun tertunda hingga kondisi keuangan negara kembali normal
"Selain bandara, kita dukung juga pengembangan Pelabuhan Malarko," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kala berkunjung ke Karimun pada awal tahun 2020 lalu," tutupnya.
Jadi Atensi DPD RI
Sebelumnya diberitakan, pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia.
Rencana perpanjangan landasan pacu (runway) dibahas dalam Rapat Kerja (raker) dengan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi.
Anggota Komite II DPD RI Kepulauan Riau, Dharma Setiawan mengatakan raker digelar di di kantor komite II DPD RI, Rabu (19/2/2020).
Dharma menyampaikan, dalam pembahasan tersebut Menteri Perhubungan RI menanggapi dengan positif terkait pembangunan itu.
"Pak Menteri sudah oke. Insya Allah tahun ini doakan agar terealisasi," katanya saat dihubungi pewarta, Minggu (23/2/2020).
Dharma menyebutkan, pihak Kementerian Perhubungan bahkan menyanggupi pengembangan landasan pacu lebih panjang dibandingkan usulan awal.
"Diusulkan 1.600 meter, tapi kami minta sepanjang 2.000 meter. Usulan kami disambut baik oleh beliau," ungkap Dharma.
Dharma berharap, pengembangan bandara yang terletak di Sei Bati, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun dapat menunjang perekonomian dan pembangunan.
"Kemarin juga kita usulkan untuk bus angkutan anak sekolah, sumur bor di kelurahan dan desa," tambahnya
Sebelumnya, Budi Karya juga telah melakukan peninjauan di Bandara Raja Haji Abdullah Karimun pada Sabtu 1 Februari 2020 lalu.
Dalam kunjungannya Budi Karya juga menyampaikan angin segat dalam pengembangan Bandara RHA Karimun.
"Rapat kita ini tujuannya tindaklanjut kunjungan ke Karimun beberapa waktu yang lalu," kata Dharma.
Jadi Atensi Kemenhub
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/maskapai-susi-air-kembali-beroperasi-di-karimun.jpg)