WASPADA, Covid-19 Batam Dekati 5.000 Kasus, Kadinkes Prediksi Muncul Pasien Baru dari Klaster Lama

Kasus positif Covid-19 masih mengalami peningkatan. Satgas Covid-19 Kota Batam mencatat jumlah pasien Covid-19 telah mencapai 4.879 orang.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
TribunBatam.id/Istimewa
KAWASAN INDUSTRI BATAMINDO -Penyemprotan disinfektan di kawasan Batamindo, Kota Batam, Rabu (30/9/2020). 

Editor: Thomm Limahekin

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Kasus positif Covid-19 masih mengalami peningkatan hingga saat ini. Satgas Covid-19 Kota Batam mencatat jumlah pasien Covid-19 telah mencapai 4.879 orang. Terakhir, Kamis (24/12/2020), ada penambahan 13 kasus baru.

Pasien aktif yang sedang menjalani perawatan mencapai 433 orang. Sedangkan pasien sembuh sebanyak 4.321 orang dan meninggal dunia berjumlah 125 orang.

Para pasien ini dirawat di sejumlah rumah sakit, semisal RSKI Covid-19 Galang yang menampung 192 pasien.

Memasuki minggu ke tiga Desember ini, grafik penambahan kasus Covid-19 meningkat pada angka 260 kasus. Secara akumulatif, latar belakang profesi pasien masih didominasi oleh karyawan swasta.

Ada 2.722 kasus berasal dari karyawan swasta, kemudian 463 kasus berasal dari ibu rumah tangga dan 358 kasus berasal dari wiraswasta.

Baca juga: JAGA Protokol Kesehatan di Gereja Katolik Santo Petrus Batam, Petugas Terus Ingatkan Umat Jaga Jarak

Dengan penambahan kasus hingga saat ini, tujuh kecamatan di Kota Batam masih berada dalam zona merah Covid-19.

Kecamatan Batu Ampar terdapat 22 kasus dalam perawatan, Kecamatan Lubuk Baja ada 54 kasus, Kecamatan Nongsa ada 31 kasus, Kecamatan Sagulung ada 32 kasus, Kecamatan Batuaji ada 36 kasus, Kecamatan Batam Kota ada 117 kasus dan Kecamatan Sekupang ada 103 kasus.

Kini, kecamatan di wilayah hinterland masih berzona kuning, yakni Kecamatan Belakang Padang ada 2 kasus dan Kecamatan Sei Beduk mulai berzona oranye dengan 16 kasus.

Kecamatan Bengkong ada 20 kasus, sedangkan, Kecamatan Galang dan Kecamatan Bulang masih berzona hijau tanpa kasus Covid-19.

PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN - Pelanggar protokol kesehatan mendapat hukuman fisik push up di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Kamis (17/12/2020).
PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN - Pelanggar protokol kesehatan mendapat hukuman fisik push up di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Kamis (17/12/2020). (TribunBatam.id/Rahma Tika)

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, dr. Didi Kusmardjadi menyimpulkan masih ada kemungkinan muncul kasus-kasus baru dari kluster yang sudah ada atau temuan baru di Kota Batam.

Dia senantiasa mengimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Selalu jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah, makan makanan bergizi serta berolahraga," tegas Didi.

Baca juga: DANLANAL dan Kapolres Karimun Turun Tangan, Pantau Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

35 KASUS Baru dalam 2 Hari

TIM Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam kembali menemukan 11 kasus BARU terkonfirmasi Covid-19 di Kota Batam, pada Selasa (23/12/2020) lalu.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved