Senin, 20 April 2026

Di Tengah Keraguan, Komisi Eropa Luncurkan Program Vaksin Lintas Batas: Jalan Keluar dari Pandemi

Komisi Eropa meluncurkan program vaksinasi lintas batas dengan skala yang cukup besar, dan tak pernah terjadinya sebelumnya

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
Channel News Asia
Komisi Eropa meluncurkn vaksinasi massal lintas batas, Minggu (27/12/2020). Foto ilustrasi vaksin pfizer 

PARIS, TRIBUNBATAM.id - Survey terakhir menunjukkan masih tinggi keraguan warga Eropa bahwa vaksin bisa menghentikan pandemi covid-19.

Di tengah keraguan itu, Komisi Eropa meluncurkan program vaksinasi lintas batas dengan skala yang cukup besar, dan tak pernah terjadinya sebelumnya.

Program vaksinasi lintas batas ini diluncurkan Minggu (27/12/2020) sebagai bagian dari upaya Eropa mengakhiri pandemi covid-19.

Pandemi covid-19 telah melumpuhkan ekonomi dan merenggut nyawa lebih dari 1,7 juta jiwa di seluruh dunia.   

Baca juga: Presiden Filipina Gertak Amerika Serikat; Kasih Kami Vaksin atau Izin Pangkalan Militer Berakhir

Baca juga: AC Milan Pimpin Klasemen Hingga Akhir Tahun 2020 Bukan Kebetulan, Ini Bukti Kehebatan Milan

Baca juga: Inter Milan Tempel Ketat AC Milan, Arturo Vidal: Saya Takut Mengatakan, Kami Incar Scudetto

Wilayah Eropa berpenduduk 450 juta orang itu telah mendapatkan kontrak dengan berbagai pemasok untuk lebih dari 2 miliar dosis vaksin.

Program ini menetapkan tujuan agar semua orang dewasa diinokulasi selama tahun 2021.

Sementara Eropa memiliki beberapa sistem perawatan kesehatan dengan sumber daya terbaik di dunia, skala upaya yang besar berarti bahwa beberapa negara meminta pensiunan petugas medis membantu, sementara yang lain melonggarkan aturan tentang siapa yang diizinkan memberikan suntikan. 

Dengan survei yang menunjukkan tingginya keraguan terhadap vaksin di negara-negara dari Prancis hingga Polandia, para pemimpin 27 negara Uni Eropa mempromosikannya sebagai kesempatan terbaik untuk kembali ke kehidupan normal tahun depan.

"Kami mulai membalik halaman pada tahun yang sulit," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, yang berbasis di Brussel yang mengoordinasikan program tersebut, dalam sebuah tweet.

"Vaksinasi adalah jalan keluar terakhir dari pandemi."

Setelah pemerintah Eropa dikritik karena gagal bekerja sama melawan penyebaran virus pada awal 2020, kali ini tujuannya adalah untuk memastikan bahwa ada akses yang sama ke vaksin di seluruh wilayah.

Baca juga: Kisah Keluarga Tanpa Sidik Jari, Dulu Sang Kakek Tak Ada Masalah, Kini Kesulitan Bikin SIM & Paspor

Baca juga: Kabar Kota Wuhan Setelah 1 Tahun Pandemi Virus Corona, Restoran Normal, Banyak Promo Wisata

Tetapi, Hongaria pada hari Sabtu (26/12/2020) sudah memulai memberikan suntikan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech kepada pekerja garis depan di rumah sakit di ibu kota Budapest.

Negara-negara termasuk Prancis, Jerman, Italia, Austria, Portugal dan Spanyol berencana memulai vaksinasi massal, dimulai dengan petugas kesehatan pada Minggu (27/12/2020).

Di luar Uni Eropa, Inggris, Swiss dan Serbia telah dimulai dalam beberapa pekan terakhir.

Distribusi bidikan Pfizer-BioNTech menghadirkan tantangan berat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved