Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Warga Karimun Tiopan Panjaitan Butuh Bantuan, Berhenti Bekerja Rawat Ibu yang Sempat Sakit Keras

Warga Karimun Tiopan Panjaitan ini, awalnya bekerja sebagai teknisi TV kabel. Ia terpaksa berhenti untuk merawat ibunya yang sempat sakit keras.

Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Warga Karimun Tiopan Panjaitan butuh bantuan. Hidup tanpa kedua orang tua, lelaki 26 tahun lulusan SMK Negeri 1 Karimun Warga Baran Satu, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral yang membutuhkan pekerjaan untuk membiayai kebutuhan hidupnya. 

"Saya menganggur sudah satu tahun setengah. Setelah 4 kali diajukan pemindahan tugas oleh pihak perusahaan dan yang terakhir, saya dikasih pilihan resign atau pindah.

Saya akhirnya memutuskan untuk resign dan merawat ibu yang sedang sakit," ucapnya kepada TribunBatam.id, Minggu (27/12/2020).

Enam saudara Tiopan kini bekerja di Batam. Adik bungsunya yang masih sekolah, terpaksa ia antar ke Batam demi melanjutkan sekolah.

Soal biaya sekolah adiknya itu, ia dibantu oleh saudaranya yang lain.

Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Ketua DPRD Karimun Beri Bantuan Pupuk ke Petani

Baca juga: Terkendala Covid-19, Rencana Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah Karimun Tertunda

Kisah Tiopan Panjaitan, Rayakan Natal tanpa Orang Tua, berjuang dari kerasnya hidup. Lelaki 26 tahun lulusan SMK Negeri 1 Karimun Warga Baran Satu, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral yang membutuhkan pekerjaan untuk membiayai kebutuhan hidupnya.
Kisah Tiopan Panjaitan, Rayakan Natal tanpa Orang Tua, berjuang dari kerasnya hidup. Lelaki 26 tahun lulusan SMK Negeri 1 Karimun Warga Baran Satu, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral yang membutuhkan pekerjaan untuk membiayai kebutuhan hidupnya. (TribunBatam.id/Yeni Hartati)

Keadaaan pas-pasan Tiopan, memaksanya untuk tetap bertahan hidup.

Tak jarang, ia harus menunggu pemberian tetangga hanya untuk mengisi perut.

Ini belum lagi kredit sepeda motor yang kadung ia sudah ambil ketika masih bekerja dulu.

Uang Rp 1,2 juta setidaknya wajib tersedia untuk membayar kredit sepeda motor setiap bulannya.

Hasil kerja serabutan, tak cukup membayar kredit sepeda motor.

Tabungannya selama ia bekerja pun sudah terkuras.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved