Insiden Malam Tahun Baru 2021, Bocah 12 Tahun Tewas Tertembak Peluru Nyasar
Bocah 12 tahun terkena peluru nyasar saat bermain di luar rumahnya lewat tengah malam, demikian penjelasan Kepolisian Nasional Filipina
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
MANILA, TRIBUNBATAM.id - Seorang anak berusia 12 tahun di Lanao del Norte, Manila, Filipina meninggal pada malam Tahun Baru 2021 setelah terkena peluru nyasar.
Bocah 12 tahun terkena peluru nyasar saat bermain di luar rumahnya lewat tengah malam, demikian penjelasan Kepolisian Nasional Filipina Jumat (1/1/2021) CNN Filipina.
Juru Bicara PNP ( Kepolisian Filipinia) , Brigadier Jenderal Ildebrandi Usana,mengatakan kejadian itu merenggut nyawa korban di malam Tahun Baru, yang dilaporkan terjadi sekitar jam 1 dinihari.
"Akibat insiden itu seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang meninggal dunia akibat peluru nyasar. Peristiwa itu terjadi di Lanao del Norte," katanya kepada wartawan.
Baca juga: Viral Video Ular Bandel Susah Ditarik dari Toilet, Pencinta Hewan Prihatin Lihat Cara Menarik Ular
Baca juga: Proyek Kereta Cepat Singapura-Malaysia Dibatalkan, Mantan PM Malaysia Najib Razak Bereaksi
Baca juga: Proyek Kereta Cepat Singapura - Malaysia Batal Terwujud, Malaysia Harus Bayar Kompensasi
Usana juga mengatakan, korban saat itu bermain di luar rumah dengan sepupunya sambil memegang patung mainan, namun tiba-tiba terjatuh ke tanah.
Ia mengatakan, korban awalnya dikira terjatuh biasa, namun tak kemudian baru disadari terkena tembakan peluru di kepalanya.
"Doktor yang memeriksanya mendapati mangsa bukan jatuh tetapi mempunyai bekas tembakan peluru."
"Polisi sudah melakukan penyelidikan dan menunggu laporan otopsi untuk mengeluarkan peluru di kepala korban," katanya.
Ilderbrandi Usana mengatakan polisi belum bisa memastikan siapa menembaknya.
Dia mengatakan akan sulit melacak pelaku jika menggunakan senjata api ilegal, tetapi dia bersumpah akan bertindak adil jika senjata itu terdaftar.
Baca juga: Rumor Transfer AC Milan - AC Milan Pinang 2 Pemain Napoli Arkadiusz Milik dan Nikola Maksimovic
Baca juga: AC Milan Dijagokan Raih Scudetto, Stefano Pioli Tak Mau Jemawa, Sebut Inter & Juventus Jadi Pesaing
“Jika senjata apinya terdaftar, kami akan menginformasikan kepada publik siapa pemilik senjata api tersebut. Kami akan mengajukan tuntutan," katanya.
Kepolisian Filipina juga mengatakan seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dari Santa Catalina, Negros Oriental dan seorang pria dari Dagupan terluka akibat peluru nyasar.
Dalam insiden terpisah, seorang polisi wanita dari Kota Malabon ditangkap karena menembakkan senjata api yang dikeluarkan PNP beberapa jam sebelum negara itu berdering di Tahun Baru.
Usana mengatakan tetangga melaporkan mendengar tembakan dari rumah Sersan Staf Polisi Karen Borromeo.
"Kami berasumsi apa yang dia lakukan adalah sesuatu yang bersifat pribadi. Kami tidak berharap itu terjadi," katanya.
Baca juga: Foto-Foto Perayaan Tahun Baru 2021 di Singapura, Ikon-ikon Singapura Bermandikan Cahaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-penembakan_20161016_222744.jpg)