Breaking News:

Jack Ma Kehilangan Ratusan Triliun, Orang Terkaya China Ditekan Pemerintahan Xi Jinping

Pengawasan ketat pemerintah terhadap merger dan akuisisi menambah ketidakpastian pada pertumbuhan perusahaan Jack Ma

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Ist
Jack Ma Kehilangan Ratusan Triliun, Orang Terkaya China Ditekan Pemerintahan Xi Jinping 

Pengawasan pemerintah China yang meningkat memaksa investor memikirkan kembali kepemilikan mereka terhadap saham-saham teknologi China.

Itu setelah ledakan permintaan untuk layanan online akibat penguncian karena pandemi Covid-19 tahun ini, telah membuat saham-saham tersebut melonjak.

Baca juga: 5 Strategi Bisnis Jack Ma yang Bikin Dia Sukses dengan Perusahaan Alibaba

Baca juga: Nasib Jack Ma, Kini Dilarang ke Luar Negeri, Perusahaannya Diselidiki atas Tuduhan Monopoli

Baca juga: Nasib Jack Ma Usai Berani Kritik Pemerintah China, Kerajaan Bisnis Ditekan, Dilarang ke Luar Negeri

Dalam beberapa pekan terakhir, raksasa teknologi China telah kehilangan ratusan miliar dolar.

Saham Pony Ma's Tencent Holdings Ltd misalnya, telah turun 15 persen sejak awal November dan raksasa pengiriman makanan Wang Xing Meituan turun hampir seperlima dari puncaknya bulan lalu.

"Ada gelombang sinyal serupa yang menunjukkan bahwa raksasa teknologi China tetap berada di radar pihak berwenang," kata Bruce Pang, kepala penelitian makro dan strategi di China Renaissance Securities Hong Kong.

Presiden Joko Widodo, Sabtu (1/9/2018) melangsungkan pertemuannya dengan kelompok bisnis Alibaba Group bersama pendirinya, Jack Ma di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat
Presiden Joko Widodo, Sabtu (1/9/2018) melangsungkan pertemuannya dengan kelompok bisnis Alibaba Group bersama pendirinya, Jack Ma di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan)

"Draf pedoman anti-monopoli dan tinjauan antitrust hanyalah dua dari sinyal itu," lanjutnya.

Masalah Jack Ma dimulai tepat ketika dia bersiap untuk debut perusahaan pembayaran Ant Group Co di pasar modal.

Kala itu, regulator China menarik rencana IPO yang diprediksi jadi IPO perdana terbesar di dunia, hanya dua hari sebelum jadwal debutnya pada November dimulai.

Baca juga: Inilah Daniel Zhang, Pengganti Jack Ma Nakhodai Alibaba. Begini Sepak Terjangnya

Baca juga: Setelah Mundur dari Alibaba, Jack Ma Punya Keinginan Terpendam Ini

Penghentian IPO Ant senilai 35 miliar US dollar adalah salah satu tanda pertama tindakan keras China terhadap industri yang mendapatkan pengaruh atas kehidupan sehari-hari ratusan juta orang.

Setelah itu, otoritas China memberlakukan pembatasan tambahan pada sektor pinjaman konsumen, mengusulkan aturan baru untuk mengekang dominasi raksasa internet, dan mendenda Alibaba dan unit Tencent atas akuisisi dari tahun lalu.

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved