Setelah Mundur dari Alibaba, Jack Ma Punya Keinginan Terpendam Ini
Terhitung Senin 10 September 2018, tepat pada usianya yang ke-54 tahun, pendiri sekaligus CEO Alibababa, Jack ma, mengundurkan diri
TRIBUNBATAM.ID-Terhitung Senin 10 September 2018, tepat pada usianya yang ke-54 tahun, pendiri sekaligus CEO Alibababa, Jack ma, mengundurkan diri dari jabatannya.
Jack Ma tidak lantas pensiun begitu saja, ia akan mengumumkan rencana suksesi di perusahannya.
Suksesi tersebut adalah bagian dari rencana manajemen sepanjang 10 tahun untuk mendapatkan eksekutif-eksekutif muda guna melanjutkan kepemimpinan Ma di Alibaba.
Ma akan tetap berada di jabatan tertinggi Alibaba sekaligus merumuskan perencanaan perusahannya.
Baca: Jangan Takut Ngemil Malam Hari, 7 Makanan ini Nggak Bikin Gendut. Begini Alasannya
Baca: Inilah Cara Bedakan Masuk Angin dan Serangan Jantung, Kenali Gejalanya
Baca: Ingin Rental Helikopter dari Bandara Jakarta ke Bandung? Segini Tarifnya, Naiknya dari Sini
Baca: Ingat Inilah Syarat yang Harus Dipenuhi Jelang Pendaftaran CPNS di sscn.bkn.go.id
Ma rupanya telah mengisyaratkan rencana pensiunnya ini dalam candaan di berbagai acara selama beberapa tahun terakhir.
Dikutip dari Scmp.com (11/9/2018), Ma mengungkapkan ketidakpuasan dengan kehidupannya yang sibuk dan kerinduannya untuk menjadi seorang guru seperti dulu.
Ma telah membayangkan masa-masa setelah dirinya pensiun.
Ma berulangkali membicarakan tentang jadwal perjalannyannya yang sibuk sejak pensiun sebagai chief executive officer dari Alibaba untuk menjadi ketua eksekutif.
“Ketika saya pensiun dari posisi CEO, saya mengatakan kepada tim CEO (pada 2013) saya harus lebih banyak bermain golf di pantai," tuturnya dalam sebuah wawancara dengan pembawa acara talk show Amerika Charlie Rose pada sebuah konferensi di Detroit pada Juni 2017.
"Saya menghabiskan 870 jam di udara tahun lalu, dan tahun ini, 1.000 jam. Masalahnya adalah, saya tidak ingin mati di kantor. Saya ingin mati di pantai," tambahnya.
Meski tidak lagi bertanggungjawab atas pengelolaan operasi harian Alibaba, ia tetap menjadi wajah publik perusahaan, berkeliling dunia untuk bertemu dengan kepala pemerintahan dan mensosialisasikan manfaat globalisasi serta kemajuan teknologi.
Menyesali Pendirian Alibaba
Alibaba yang telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan paling berharga di dunia, sejajar dengan Apple, Microsoft, dan Amazon, membuat Ma menyatakan perasaan campur aduknya terhadap perusahaan yang ia dirikan pada tahun 1999.
Ia terkenal dengan pernyataannya yang mengatakan, "Kesalahan terbesarnya adalah saya membuat Alibaba", karena tekanan dan tanggung jawab yang sangat besar ia harus mengarahkan perusahaan senilai US $ 420 miliar dengan lebih dari 86.000 karyawan.
Ma tidak mengira perusahaanya akan tumbuh sebesar itu, mengambil banyak tanggung jawab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pendiri-raksasa-ecommerce-alibaba_20180831_063355.jpg)