Nasib Jack Ma, Kini Dilarang ke Luar Negeri, Perusahaannya Diselidiki atas Tuduhan Monopoli
Setelah pemerintah menyatakan melakukan penyelidikan terhadap perusahaannya Alibaba, pemerintah juga minta Jack Ma untuk tidak pergi ke luar negeri
BEIJING, TRIBUNBATAM.id - Tekanan pemerintah China terhadap perusahaan milik miiliarder Jack Ma belum berhenti.
Setelah pemerintah menyatakan akan melakukan penyelidikan terhadap perusahaannya, Alibaba, pemerintah juga dikabarkan melarang Jack Ma pergi ke luar negeri.
Dikutip dari kontan.co.id, melansir laporan reuters, otoritas setempat menyarankan Jack Ma tidak meninggalkan negara tersebut, setelah pemerintah mengumumkan penyelidikan terhadap perusahaan miliknya Alibaba.
Malsnri laporan Bloomberg News, Jakc Ma disarankan pemerintah China untuk tidak pergi ke luar negeri.
Baca juga: Nasib Jack Ma Usai Berani Kritik Pemerintah China, Kerajaan Bisnis Ditekan, Dilarang ke Luar Negeri
Baca juga: Pukulan Berat bagi Jack Ma, China Desak Ant Group Rombak Bisnis, Tak Boleh Keluar Negeri
Namun tidak jelas apakah itu berupa larangan atau himbauan.
Sejauh ini, mengutip kontan melansir laporan Reuters, Jack Ma tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentar terkait rencana penyeldidikan oleh pemerintah China.
Pada hari Minggu (27/12/2020), Bank Sentral China mengungkapkan otoritas telah meminta raksasa pembayaran negara itu, Ant Group Co Ltd untuk kembali ke bisnis awal mereka, yang berpotensi mengguncang bisnis Ant.
Pengumuman itu datang lebih dari sebulan setelah regulator China tiba-tiba menangguhkan penawaran umum perdana blockbuster senilai US$ 37 miliar dari Ant di Shanghai dan Hong Kong, dan hanya beberapa hari setelah otoritas antimonopoli negara itu mengatakan mereka telah meluncurkan penyelidikan ke konglomerat e-commerce Ma, Alibaba Group Holding Ltd.
Baca juga: Harga Cabai Kian Pedas, Gubernur Kepri Isdianto Cek Pasar, Bakal Tindak Tegas Penimbun Sembako
Baca juga: Tentara Nasional Malaysia Hadapi Serangan Siber, Panglima: Untung Cepat Terdeteksi
Regulator China dan pejabat Partai Komunis telah mulai mengekang kerajaan keuangan Ma yang luas setelah dia secara terbuka mengkritik sistem peraturan negara pada bulan Oktober karena menghambat inovasi.
Regulator telah mendesak Ant untuk memperbaiki pelanggaran peraturan keuangan, termasuk dalam bisnis kredit, asuransi dan manajemen kekayaan, dan merombak bisnis peringkat kreditnya untuk melindungi informasi pribadi, Wakil Gubernur Bank Rakyat China (PBOC) Pan Gongsheng mengatakan pada hari Minggu.
Dengan komentar terbaru itu, Pan tidak lagi menyerukan untuk pembubaran Ant, namun menunjuk pada restrukturisasi operasional yang signifikan.
Ant harus mendirikan perusahaan induk terpisah untuk memastikan kecukupan modal dan kepatuhan terhadap peraturan, kata Pan.
Ant juga harus memiliki lisensi penuh untuk menjalankan bisnis kredit pribadinya, dan lebih transparan tentang transaksi pembayaran pihak ketiga dan tidak terlibat dalam persaingan tidak sehat, tambah Pan.
Ant mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya akan membentuk kelompok kerja "perbaikan" dan sepenuhnya menerapkan persyaratan peraturan.
Baca juga: Pemain Manchester City Positif Covid-19, Pertandingan Lawan Everton Dibatalkan
Ant Group mengatakan akan membentuk pihak kerja untuk memenuhi permintaan regulator China.