CHINA Panik Banyak Musuh di Laut China Selatan! Kapal Perang Inggris Gabung AS ke Laut China Selatan

Kapal induk terbaru Inggris, HMS Queen Elizabeth dikabarkan akan menuju Laut China Selatan, bergabung dengan koalisi militer mengerikan AS dan Jepang

screengrab facebook
CHINA Panik Banyak Musuh di Laut China Selatan! Kapal Perang Inggris Gabung AS ke Laut China Selatan. Foto ilustrasi video tentara China menangis saat akan ditugaskan ke perbatasan India 

TRIBUNBATAM.id - CHINA Panik Banyak Musuh di Laut China Selatan! Kapal Perang Inggris Gabung AS ke Laut China Selatan.

Musuh China yang mengklaim sebagian besar Laut China Selatan bertambah.

Barat yang tak senang Tiongkok pamer armada militer bereaksi.

Setelah Amerika Serikat yang rutin mengirimkan armada tempurnya ke sana, dijadwalkan Inggris akan ikut-ikutan.

Kapal induk terbaru Inggris, HMS Queen Elizabeth dikabarkan akan menuju Laut China Selatan, bergabung dengan koalisi militer mengerikan AS dan Jepang.

Ilustrasi kapal perang milik Indonesia
Ilustrasi kapal perang milik Indonesia (SURYA)

Reaksi pun datang dari China, yang memperingatkan Inggris dan negara Barat lainnya untuk tidak mengirim kapal perang ke Laut China Selatan.

Tiongkok menyatakan bakal mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga kedaulatannya.

Baca juga: Pakar Buktikan China Akan Butuh Produk Australia Kedepannya, Akankah Tiongkok Kena Karna?

Baca juga: China Buat Warganya Tersiksa Gara-gara Marah ke Australia, Listrik Padam karena Minim Batu Bara

Ancaman tersebut dilontarkan China setelah muncul kabar kalau kapal induk terbaru Inggris, HMS Queen Elizabeth akan dikerahkan ke Laut China Selatan dalam beberapa bulan mendatang.

Kapal Induk Admiral Kuznetsov
Kapal Induk Admiral Kuznetsov ()

Rencana pengerahan HMS Queen Elizabeth ke perairan tersebut merupakan bagian dari misi operasional pertamanya.

Baca juga: Laut China Selatan Dijaga meski Bukan Miliknya, Tentara China Rela Tinggal di Tengah Laut Selama Ini

Baca juga: Tak Takut Lawan Amerika, China Dibantu Rusia Siapkan Pesawat Kiamat di Atas Laut China Selatan!

Baca juga: Enam Pesawat Bomber Milik China dan Rusia Lintasi Laut China Selatan, Ada Apa?

Sepanjang 2020, ketegangan antara China dan Barat terus meningkat sebagaimana dilansir dari The Sun, Sabtu (2/1/2021).

Ketegangan tersebut disebabkan berbagai sebab, seperti penanganan China terhadap pandemi virus corona, penanganan terhadap aksi protes di Hong Kong dan kendali atas Laut China Selatan.

USS Ralph Johnson mengawal kapal induk USS Nimitz di Laut China Selatan
USS Ralph Johnson mengawal kapal induk USS Nimitz di Laut China Selatan (usnavy)

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) sering mengirim kapalnya melalui Laut China Selatan untuk menantang klaim China atas wilayah tersebut.

Selain itu, ada spekulasi bahwa Inggris akan melakukan hal yang sama ketika HMS Queen Elizabeth beroperasi penuh.

Kapal induk tersebut diharapkan untuk bergabung dengan pasukan Angkatan Laut AS dan Jepang di dekat Kepulauan Ryukyu Jepang, secepatnya pada 2021 menurut Kyodo News.

Baca juga: TIONGKOK Makin Merajalela di Laut China Selatan, Kirim Puluhan Kapal Perang Gara-gara Hal Ini

Baca juga: Soal Laut China Selatan, Xi Jinping Tegaskan China Tak Berniat Perang dengan Negara Manapun

Baca juga: Apakah Perang akan Terjadi di Laut China Selatan Setelah Joe Biden Gantikan Donald Trump

Dalam konferensi pers bulanan di Beijing pada Kamis (31/12/2020, Juru Bicara Kementerian Pertahanan China Tan Kefei ditanyai tentang rencana pengerahan HMS Queen Elizabeth tersebut di Laut China Selatan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved