BERKAH Pandemi, Inilah 8 Ilmuwan dan Pebisnis Kesehatan yang Kaya Raya Selama 2020
BERKAH Pandemi, Inilah 8 Ilmuwan dan Pebisnis Kesehatan yang Kaya Raya Selama 2020.
Saham dari BioNTech telah meningkat 160 persen sejak Januari didukung keberhasilan vaksin Covid-19 yang dikembangkan dalam kemitraan dengan Pfizer.
Pengembangan vaksin dari kedua perusahaan tersebut, sudah dinyatakan FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat) 95 persen efektif dalam melawan virus Covid-19.
Dosis pertama dari vaksin itu sendiri diluncurkan di Inggris pada 8 Desember dan di AS pada 14 Desember, dengan lebih banyak dosis disediakan untuk Uni Eropa, Jepang dan Kanada.
Sebelumnya, Sahin dan sang istri mendirikan perusahaan biofarma Ganymed Pharmaceuticals pada 2001.
Namun, perusahaannya itu mereka jual ke Astellas Pharma yang berbasis di Jepang pada 2016.
Baca juga: 4 Konglomerat Indonesia yang Masuk Daftar 500 Orang Terkaya di Dunia, Berapa Total Kekayaannya?
2. Stephane Bancel
Kekayaan bersih: 4,1 miliar dollar AS (Rp 57,9 triliun)
Pria kelahiran Perancis ini adalah CEO dari Moderna yang berbasis di Massachusetts, AS.
Sebelum menjadi CEO dari Moderna, Bancel sebelumnya pernah menjadi CEO dari perusahaan diagnostik Prancis BioMérieux.
Saat ini, Bancel memiliki 6 persen saham Moderna, walaupun turun sekitar 9 persen saat pertama kali dirinya menjadi miliarder pada Maret lalu.
Pada 18 Desember sendiri, vaksin Covid-19 Moderna merupakan vaksin kedua yang sudah disetujui regulator di AS.
Vaksin Moderna juga sudah dinilai efektif sebesar 95 persen dalam menangkal virus Covid-19.
Dosis pertama vaksin dari Moderna akan diberikan ke AS, yang memesan 200 juta dosis dengan opsi untuk 300 juta lebih.
Baca juga: Mengintip Pembuatan dan Cara Kerja Novavax, Vaksin Terbaru Pilihan RI Buatan AS
3. Yuan Liping
Kekayaan bersih: 4,1 miliar dollar AS (Rp 57,9 triliun)
Yuan memiliki 24 persen saham dari salah satu produsen vaksin terkemuka di China, Shenzhen Kangtai Biological Products usai perceraian dengan ketua perusahaan Du Weimin pada Juni.
Perpisahan tersebut seketika menjadikan penduduk Shenzhen itu sebagai wanita terkaya di Kanada.