Breaking News:

BATAM TERKINI

Satker PSDKP Batam Proses 30 Kapal Ikan Asing Ilegal Selama 2020, Paling Banyak asal Vietnam

Satker PSDKP Batam menangani 30 kapal ikan asing ilegal selama 2020. Sebanyak 20 di antaranya sudah mendapat keputusan hukum tetap.

TribunBatam.id/Ian Sitanggang
Satker PSDKP Batam Proses 30 Kapal Ikan Asing Ilegal Selama 2020, Paling Banyak Berbendera Vietnam. Foto kapal ikan asing ilegal yang di Pangkalan PSDKP Batam, Selasa (5/1/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Laut Kepri jadi incaran Kapal Ikan Asing (KIA).

Satuan kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan atau Satker PSDKP Batam meringkus 30 unit KIA yang menangkap ikan secara ilegal selama 2020.

Ada 274 awak kapal dari 30 unit KIA yang diringkus selama 2020 itu.

Mengenai proses hukumnya, 20 KIA sudah memperoleh keputusan hukum tetap atau inkrah.

Sementara, 10 KIA lainnya masih dalam proses penyidikan.

Kepala Satker PSDKP Kota Batam Salman Mokoginta mengungkapkan, untuk kapal yang telah memperoleh keputusan hukum tetap itu ditangkap pada sejumlah wilayah kerja PSDKP.

Satker PSDKP Batam Proses 30 Kapal Ikan Asing Ilegal Selama 2020, Paling Banyak Berbendera Vietnam. Foto kapal ikan asing ilegal yang di Pangkalan PSDKP Batam, Selasa (5/1/2021).
Satker PSDKP Batam Proses 30 Kapal Ikan Asing Ilegal Selama 2020, Paling Banyak Berbendera Vietnam. Foto kapal ikan asing ilegal yang di Pangkalan PSDKP Batam, Selasa (5/1/2021). (TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

"Ada yang di Natuna, ada yang di Karimun," kata Salman, Selasa (5/1/2021).

Dia juga mengatakan dari 30 unit KIA tersebut 19 unit berbendera Vietnam, sisanya Kapal Ikan Asing berbendera Malaysia.

Sementara sepanjang tahun 2020, anggota Satker PSDKP yang bertugas di Laut Kepri, tidak mendapatkan kesulitan yang cukup berarti dalam mengawasi dan menjaga laut Kepri dari aktivitas illegal fishing.

"Untuk kapal yang sudah inkrah, ABK-nya sudah kami pulangkan. Kalau yang masih dalam proses hukum, masih berada di PSDKP Batam," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved