Hadapi Banyak Konflik, Presiden Xi Jinping Minta Tentara China Siap Perang Kapan Saja
Presiden China Xi Jinping yang juga Panglima tertinggi Tentara Pembebasan Rakyat China meminta tentara PLA siap perang kapan saja
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
BEIJING, TRIBUNBATAM.id - Tentara Pembebasan Rakyat China atau Chinese Peoples Liberation Army (PLA) sudah mulai menggelar latihan militer besar-besar di awal Januari 2021.
Presiden China Xi Jinping yang juga Panglima tertinggi Tentara Pembebasan Rakyat China meminta tentara PLA siap perang kapan saja.
Xi Jinping bahkan meminta Tentara Pembebasan Rakyat ( Chinese Peoples Liberation Army / PLA ) harus menggunakan gesekan di garis depan ( perbatasan ) untuk memoles kemampuan pasukan.
Dikutip dari laporan South China Morning Post, Presiden China Xi Jinping menekankan kepada tentara mereka perlunya kesiapan tempur penuh waktu Senin (4/1/2021).
Dia juga memerintahkan PLA untuk secara substansial meningkatkan penggunaan teknologi dalam latihannya.

Baca juga: Pejabat China Ini Dijatuhi Hukuman Mati Setelah Terbukti Minta Suap, Korupsi, Punya Istri Simpanan
Baca juga: Setelah TikTok, Donald Trump Kini Teken Larangan untuk 8 Aplikasi dari China Lainnya Termasuk AliPay
Presiden Xi Jinping meminta tentara untuk mengikuti perkembangan terbaru dalam pengetahuan dan teknologi militer.
Termasuk menggunakan simulasi komputer dan pertempuran online dalam latihan, serta eksplorasi lebih banyak peluang menambahkan teknologi tinggi dan internet - yang dikenal sebagai teknologi + dan web + - dalam pelatihan.
“(PLA harus) meningkatkan integrasi peralatan baru, pasukan baru, dan medan tempur baru ke dalam sistem pelatihan dan tempur,” katanya.
Terkait pernyataan Xi tentang perjuangan militer garis depan ini berhubungan dengan masalah perbatasan.
Perintah Presiden untuk PLA saat ini tampak berubah dari perintah pembukaan tahun sebelumnya - termasuk tahun 2020 .
Saat itu Presiden China justru menginstruksikan angkatan bersenjata untuk mengelola krisis dan mencegah terjadinya perang.
Meskipun dia tidak merinci perjuangan garis depan yang dimaksud, namun pada tahun 2020 terjadi konflik terburuk dalam beberapa dekade dengan India, di wilayah perbatasan barat daya.

Baca juga: Kisah Orang China-Indonesia yang Hidup di Belanda, Soal Bahasa Mandarin dan Bertemu Orang Indonesia
Baca juga: Dua Kapal Perang Amerika Berlayar di Selat Taiwan, China Marah: Itu Provokasi, Ancaman Serius
Konflik perbatasan dengan India telah yang mengakibatkan lebih dari 20 kematian di India dan jumlah korban China tidak diungkapkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/chinese-peoples-liberation-army-pla-tentara-pembebasan-rakyat-china-gelar-latihan-4-januari-2021.jpg)