Senin, 13 April 2026

MAMA MUDA Depresi Kehilangan Pekerjaan, Bawa Bayi Lompat dari Atas Jalan Layang

Depresi kehilangan pekerjaan membuat seorang wanita bunuh diri bersama bayinya dengan cara melompat dari jalan layang

Instagram:five_virachmawati
Mama Muda Depresi Kehilangan Pekerjaan, Bawa Bayi Lompat dari Atas Jalan Layang. Foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Mama Muda Depresi Kehilangan Pekerjaan, Bawa Bayi Lompat dari Atas Jalan Layang.

Efek lain dari Covid-19 nyatanya tak cuma membuat orang ketakutan akan terinfeksi.

Banyaknya orang kehilangan pekerjaan di masa pandemi, juga memicu banyak kasus pencurian dan pembunuhan.

Termasuk, ada beberapa kasus orang yang stres kehilangan pekerjaan dan memilih bunuh diri.

Mirisnya, peristiwa bunuh diri seorang wanita di Amerika Serikat (AS) mengakhiri hidupnya sambil menggendong bayi laki-lakinya.

Baca juga: Siswi SMA Bunuh Diri Minum Racun, Diduga Stres Karena Tertekan Sekolah Daring Hingga Banyak Tugas

Baca juga: Mengapa Chai Changpan Bunuh Diri Usai Susah Payah Kabur, Akhir Pelarian Terpidana Mati Narkoba

Dia melompat dari jalan layang di Tennessee, AS, lalu meninggal seketika bersama bayi yang digendongnya.

Viral aksi percobaan bunuh diri bocah 13 tahun karena patah hati
Viral aksi percobaan bunuh diri bocah 13 tahun karena patah hati (Worldofbuzz/Youtube Harian Metro)

Dilansir dari New York Post pada Selasa (5/1/2021), wanita tersebut nekat bunuh diri diduga karena depresi setelah kehilangan pekerjaannya di pusat pengujian Covid-19.

Sheriff Madison County John Mehr mengatakan kepada afiliasi TV-ABC lokal, WBBJ, bahwa insiden memilukan itu terjadi pada Senin (4/1/2021) pagi waktu setempat.

Baca juga: WANITA Tewas dengan Tangan Terborgol & Plastik di Kepala, Teman Tak Percaya Polisi Bilang Bunuh Diri

Baca juga: Polisi Tembak Polisi, Bripda Roboh Didor Oknum Aiptu, Pelaku Bunuh Diri Usai Serang Anak Istri

Baca juga: HARU Bujukan Gadis Kecil Urungkan Niat Sang Ayah Bunuh Diri, Ayah Teteh Mau Ulangtahun, Turun. .

"Ini memilukan," kata John Mehr.

Pasutri di Malang Bunuh Diri Bersama, Tinggalkan Surat Menyanyat Hati untuk Ketiga Anaknya
Pasutri di Malang Bunuh Diri Bersama, Tinggalkan Surat Menyanyat Hati untuk Ketiga Anaknya (SURYA)

Dia menambahkan bahwa sang ibu bernama Tonisha Lashay Barker (26), sedangkan putranya bernama Johnathan Jones yang berusia 21 bulan.

Polisi mengatakan, Barker awalnya mencoba bunuh diri dengan menabrakkan mobilnya ke sebuah stasiun pengisian bahan bakar.

Baca juga: Indonesia Bunuh Diri Buka Hubungan dengan Israel, Pengamat: Muslim Bersimpati ke Palestina

Baca juga: Lapas Tanjungpinang Kembali Geger, Seorang Warga Binaan Coba Bunuh Diri

Baca juga: Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Warga Binaan Lapas Tanjungpinang Kini Dirawat di Rumah Sakit

Ketika percobaan bunuh diri yang pertama itu gagal, Barker lantas mencoba mencari jalan lain dan keluar dari mobil bersama putranya.

Dia kemudian pergi dari stasiun pengisian bahan bakar tersebut bersama dengan putranya dalam gendongannya.

Ilustrasi jasad korban bunuh diri
Ilustrasi jasad korban bunuh diri (Tribunnews.com)

Beberapa menit kemudian, seorang sopir truk melaporkan ada "sesuatu yang besar" jatuh dari jalan layang terdekat.

Sopir truk tersebut mengatakan afiliasi CBS-TV, WREG, bahwa "sesuatu yang besar" itu jatuh di atas truknya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved