Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Listrik Belum Masuk di 12 Desa di Anambas, PLN: Tinggal Penyambungan Saja

PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Anambas hingga kini sudah aliri listrik 40 desa dari 52 desa yang ada di Kepulauan Anambas.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Agus Tri Harsanto
ist
Peresmian listrik 24 jam di Desa Air Asuk yang dihadiri oleh Bupati Kepulauan Anambas dan Kepala PLN ULP Anambas. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Anambas hingga kini sudah aliri listrik 40 desa dari 52 desa yang ada di Kepulauan Anambas.

Baru saja sudah ada lima desa yang dialiri listrik yakni Batu Belah, Belibak, Air Asuk, Liuk, dan Lidi.

Kepala PLN ULP Anambas, Hendrico sebut Batu Belah dan Belibak beroperasi selama 14 jam, sedangkan untuk Air Asuk, Liuk, dan Lidi pada Desember 2020 kemarin akan beroperasi selama 24 jam.

"Awal tahun ini lagi proses pemasangan listrik oleh masyarakat," ujar Kepala PLN ULP Anambas, Hendrico, Minggu (10/1/2021).

Diketahui bahwa ada 3 Kecamatan besar yang terbagi menjadi beberapa desa.

Dari 52 desa yang ada, tinggal 12 desa yang belum berlistrik PLN.

"Desanya itu ada Telaga, Munjan, Bayat, Air Putih, Impol, Serat, Sunggak, Lingai, Keramut, Air Biru, Telaga Kecil, saat ini kita sedang menunggu penyambungan saja dari masyarakat, mesin juga sudah ada yang di sana," tuturnya.

Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem, KSOP Tunda Pelayaran Tanjungpinang Tujuan Anambas & Natuna

Lanjutnya, dari instruksi Pemerintah belum ada pengadaan unit mesin baru.

Jadi PLN mengusahakan untuk tetap memberikan aliran listrik daerah pulau dengan mengambil unit mesin yang ada di lokasi lain yang bisa dioperasikan.

"Memang butuh waktu lama karena setiap kali mau turun ada beberapa kekurangan untuk perbaikan membutuhkan waktu, itu yang buat lama proses penyalaannya," sebutnya.

Adapun total keseluruhan rumah yang sudah masuk aliran listrik mencapai 12 ribu pelanggan seluruh Anambas.

Selain itu PLN ULP Anambas juga punya program membantu masyarakat kurang mampu untuk melistriki rumah masyarakat yang kurang mampu.

"Kita setiap bulan juga ada program membantu masyarakat kurang mampu untuk pasang listrik di rumah mereka, sebelumnya kita dapat info juga dari kepala desa baru kita survei apakah masyarakat ini layak untuk dapat pemasangan listrik gratis," ungkapnya.(Tribunbatam.id/Rahma Tika)

baca berita terbaru lainnya di google news

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved