Kamis, 11 Juni 2026

Pasukan India Tahan Seorang Tentara China di Wilayah Sengketa Perbatasan Himalaya, China Bereaksi

Pasukan India dikabarkan menahan seorang tentara China di perbatasan Himalaya, China minta tentaranya segera dikembalikan untuk menjaga kedamaian

Tayang:
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
AFP/TAUSEEF MUSTAFA
Seorang tentara India berjaga di pos perbatasan India - China menyusul tawuran antara kedua pihak yang menewaskan 20 tentara India. 

NEW DELHI, TRIBUNBATAM.id - Pasukan India dikabarkan menahan seorang tentara China di perbatasan Himalaya yang disengketakan.

Di lokasi itu, dua negara berpenduduk terpadat di dunia itu pernah terlibat pertempuran mematikan tahun 2020 lalu.

Mengutip Straitstimes.com, melansir pernyataan militer Sabtu (9/1/2021) , India mengklaim penahan dilakukan di wilayah mereka.

Ini adalah penahanan kedua yang terjadi di perbatasan dataran tinggi sejak pertempuran sengit pada Juni 2020 di mana 20 tentara India dan sejumlah tentara China tewas.

ilustrasi. Tentara India dan Tentara China yang menjaga perbatasan kedua negara di pegunungan Himalaya.
ilustrasi. Tentara India dan Tentara China yang menjaga perbatasan kedua negara di pegunungan Himalaya. (AFP/DIPTENDU DUTTA)

Baca juga: India dan China Pernah Perang Tahun 1962 Karena Konflik Perbatasan, Ini Saran Amerika Serikat

Kedua belah pihak sejak itu mengerahkan puluhan ribu tentara dan persenjataan berat ke zona ketegangan di wilayah Ladakh, yang saat ini berada dalam cengkeraman suhu musim dingin yang membekukan.

Tentara India mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tentara Tentara Pembebasan Rakyat ( PLA / Peoples Liberation Army ) ditangkap di sisi India dari Garis Kontrol Aktual ( LAC / Line of Actual Control ) , pada Jumat (8/1/2021) dini hari dan ditahan.

"Tentara PLA sedang ditangani sesuai prosedur yang ditetapkan, dan keadaan di mana dia telah menyeberangi LAC sedang diselidiki," tambah pernyataan itu.

Harian Tentara Pembebasan Rakyat, yang dijalankan militer China, mengatakan tentara itu hilang di kegelapan dan medan yang rumit dan bersikeras bahwa India telah diberitahu.

Chinese People's Liberation Army (PLA) Tentara Pembebasan Rakyat China menggelar latihan Senin, 4 Januari 2021
Chinese People's Liberation Army (PLA) Tentara Pembebasan Rakyat China menggelar latihan Senin, 4 Januari 2021 (AFP/STR)

"India harus secara tegas mematuhi perjanjian yang relevan antara kedua negara."

"India harus segera memindahkan orang yang hilang ke China, untuk membantu mendinginkan dan menurunkan situasi perbatasan China-India," tambah surat kabar militer itu.

Baca juga: Akhirnya China Akui Satu Tentaranya Tewas Saat Bentrok Berdarah dengan Tentara India di Perbatasan

Tentara Tiongkok lainnya ditahan sebentar oleh pasukan India di wilayah yang sama pada bulan Oktober.

India dan Cina telah memperdebatkan perbatasan mereka selama tujuh dekade dan berperang singkat pada tahun 1962.

Kedua belah pihak saling menyalahkan atas kebuntuan saat ini.

Tetangga telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan pelepasan tetapi gagal meredakan pembangunan militer.

Kementerian luar negeri India mengatakan pada hari Jumat bahwa kedua pihak telah menyetujui putaran baru pembicaraan antara komandan senior.

Tentara India melakukan konvoi di jalanan Srinagar- Ladakh di Gagangeer, timur laut Srinagar, India - Duduk perkara konflik India-China, ada kaitannya dengan sengketa wilayah Aksai Chin di perbatasan. Bagaimana penjelasan dari para ahli?
Tentara India melakukan konvoi di jalanan Srinagar- Ladakh di Gagangeer, timur laut Srinagar, India - Duduk perkara konflik India-China, ada kaitannya dengan sengketa wilayah Aksai Chin di perbatasan. Bagaimana penjelasan dari para ahli? (Mukhtar Khan/The Associated Press via Al Jazeera)

Baca juga: India dan China Kembali Bentrok di Perbatasan, Satu Tentara India Dikabarkan Tewas

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved