AYAH BRUTAL Kerasukan Setan! Pukul Istri Tega Hajar Anak yang Tak Diinginkan, Istri Siap Tes DNA
Balita berusia 1,7 tahun menjadi bulan - bulanan sang ayah, yang seperti kesetanan menganiayanya anaknya hingga patah tulah
Selain menendang kaki anaknya hingga patah, pelaku menggigit bahu anaknya hingga seluruh badan lebam.
Untuk menekukan kepalanya Reky masih belum mampu.
Sebab lehernya belum punya tenaga untuk menopang berat kepalanya.
Pantauan di ruang penyidik Polresta Barelang, Selasa (12/1/2021), dia terus digendong neneknya.
Baca juga: Cerita Suami Pelaku KDRT, Dulu Seorang Polisi Kini Jadi Tukang Parkir di Pasar Raya Padang
Baca juga: Sosok AKBP Andi Kirana, Bawahan Idham Azis yang Dilaporkan Istrinya Lakukan KDRT, Ini Nasibnya Kini
Baca juga: Perwira Polisi Berpangkat Kombes Dilaporkan Istri Atas Tuduhan KDRT, Suami Laporkan Balik Istrinya
Selama pemeriksaan di ruang penyidik Polresta Barelang, Marlina (19) ibu kandung dari Reky balita yang dianiaya sang ayah terus menangis.
Dirinya merasa menyesal selama ini tidak berani menceritakan kebiadapan suaminya kepada orang lain.
Selama ini dia pendam sendiri rasa sakit yang dialaminya akibat ulah suaminya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan membenarkan adanya penangkapan pelaku.
Andri yang juga seorang bapak terlihat geram ketika awak media mengkonfirmasi berita tesebut.
Menurut Andri, apa yang dilakukan pelaku memang di luar kewajaran.
Baca juga: Terlibat Kasus KDRT Johnny Depp, Amber Heard Terancam Kehilangan Peran di Film Aquaman 2
Baca juga: Anggota DPRD Tanjungpinang Dilaporkan Sang Istri ke Polres Tanjungpinang terkait Kasus KDRT
Baca juga: Kasus KDRT, Pria Aniaya Istri dan 2 Anaknya, Korban Alami Luka Memar di Sekuju Tubuh
Ia berjanji akan melakukan pemeriksaan secara maksimal terhadap pelaku.
Termasuk memeriksa kejiwaannya.
"Memang itu sudah di luar dugaan, saya sendiri tidak tega melihatnya.
Saya juga punya anak, apa yang dilakukannya sungguh di luar akal sehat," sebut Andri membuka cerita kepada wartawa, Selasa (12/1/2021).

Dari pemeriksaan sementara, ternyata penganiayaan terparah dilakukan sekitar 3 bulan lalu.