Selasa, 28 April 2026

Persiapan Belajar Tatap Muka di Tanjungpinang, Sejumlah Guru Antusias Ikut Rapid Test

Belajar tatap muka di Tanjungpinang akan dimulai pada 18 Januari 2021. Sebelum itu,Disdik Tanjungpinang mengadakan rapid test untuk guru yang mengajar

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Persiapan belajar tatap muka di Tanjungpinang, Disdik Tanjungpinang mengadakan rapid test kepada sejumlah guru, Selasa (12/1/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Belajar tatap muka di Tanjungpinang akan dimulai pada Senin (18/1/2021) mendatang.

Terkait itu, Dinas Pendidikan (Disdik Tanjungpinang melakukan uji rapid test kepada sejumlah tenaga pendidik atau guru yang akan mengajar pada kegiatan belajar tatap muka.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian program persiapan belajar tatap muka, dengan penerapan protokol kesehatan di tengah situasi pandemi Covid-19.

Pantauan Tribunbatam.id, kegiatan dilakukan di halaman kantor Disdik Tanjungpinang.

Sejumlah tenaga pendidik terlihat sangat antusias untuk memastikan kondisinya benar-benar bebas Covid-19, seraya mendengar instruksi dari tenaga kesehatan.

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Tanjungpinang Akan Dimulai 18 Januari, Ini Kewajiban Sekolah

Sekretaris Disdik Tanjungpinang, Muhammad Yasir mengatakan, uji rapid test ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan warga sekolah, sebelum proses belajar tatap muka dibuka.

"Kita tidak ingin kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu disampaikan melalui guru yang reaktif.

Karena itu kita lakukan rapid test, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan," ujarnya, Selasa(12/1/2021).

Bagi guru yang hasil rapid test-nya negatif akan diizinkan untuk mengajar. Sebaliknya, jika ada yang hasilnya reaktif rapid test akan dilanjutkan uji swab.

Terkait jumlah tenaga pendidik yang dikenakan rapid test, Yasir merinci ada 230 guru, 12 pengawas sekolah serta 6 pengawas dari unsur Disdik Tanjungpinang.

"Anggaran untuk pelaksanaan ini sekitar Rp 200 juta lebihlah," ungkapnya.

Ia melanjutkan, berdasarkan SE Wali Kota Tanjungpinang per tanggal 30 Desember lalu, pihaknya akan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memastikan terselenggaranya belajar tatap muka bagi 15 sekolah yang telah disetujui.

"Berdasarkan pertimbangan yang ada, kita yakin untuk melaksanakan ini. Hanya kita tidak ingin ceroboh dan gegabah membuka seluruh sekolah yang nantinya berdampak kepada klaster baru.

Ke depan kita akan lihat situasi dan kondisi perkembangan. Jika dirasa aman akan kita buka secara bertahap," ucapnya.

Tiap-tiap sekolah yang akan melaksanakan belajar tatap muka, lanjutnya, telah menyiapkan fasilitas protokol kesehatan secara lengkap dan memadai.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved