Belajar Tatap Muka di Tanjungpinang Ditunda, Empat Tenaga Pendidik Positif Covid-19
Dari 28 tenaga pendidik di Tanjungpinang, hasil swab 21 di antaranya telah keluar, didapat hasil empat di antaranya positif Covid-19
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
Sebelumnya diberitakan, Disdik Tanjungpinang tunda belajar tatap muka di sekolah.
Proses belajar tatap muka di Tanjungpinang yang rencananya dimulai hari ini, Senin (18/1/2021) terpaksa ditunda.
Semula, ada 15 sekolah di Tanjungpinang, baik SD dan SMP yang akan memulai belajar tatap muka.
Penundaan itu karena ada beberapa guru yang reaktif rapid test saat uji rapid test Covid-19 pada Selasa (12/1/2021) lalu.
Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Tanjungpinang, Muhammad Yasir di Kantor Disdik Tanjungpinang.
Baca juga: Belajar Tatap Muka di Karimun, Kundur dan Belat Tunggu Penetapan Status Zona Hijau Covid
"Dari 241 tenaga pendidik, guru dan pengawas sekolah yang kita uji rapid, hasilnya telah kita terima dari Dinas Kesehatan dan terkonfirmasi ada 27 guru reaktif rapid test," ujarnya, Senin.
Selanjutnya, kepada 27 guru yang berstatus reaktif rapid test itu telah direkomendasikan untuk dilakukan swab test.
"Kita masih menunggu hasilnya dari Dinas Kesehatan. Sementara kita tunda dulu semua, sampai nanti kita pertimbangkan. Kalau layak akan kita kirimkan surat edarannya," jelas Yasir.
Yasir menyampaikan, kebijakan menunda belajar tatap muka di Tanjungpinang berdasarkan rapat yang digelar bersama seluruh kepala sekolah pada Jumat (15/1/2021) lalu.
"15 kepala sekolah itu minta untuk ditunda belajar tatap muka, karena khawatir dan tidak ingin ambil risiko kepada siswa," ucapnya.
Yasir menyebutkan, terkait kebijakan penambahan sekolah yang sebelumnya akan turut dibuka bersama 15 sekolah yang ada, dipastikan juga ditunda.
"Sudah jelas itu kita tunda dan pertimbangkan nanti setelah zona kita mulai membaik. Kita pun melalui tim pengawas Disdik hari ini akan turun ke tiap 15 sekolah yang ada untuk memastikan kembali fasilitas protkes yang ada," ungkapnya.
Sementara itu pantauan Tribunbatam.id di SD Negeri 008 Tanjungpinang Kota, sekolah itu tampak sepi dari aktivitas belajar.
Hanya ada beberapa guru di ruang kelas yang mengajar melalui proses daring kepada siswa.
"Ya, belajar tatap muka ditunda. Itu hasil rapat kita kepala sekolah bersama Dinas Pendidikan beberapa waktu lalu," ucap Kepala SD Negeri 008 Tanjungpinang Kota, Ria Sukarsih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2101sekretaris-disdik-tanjungpinang1.jpg)