Breaking News:

Loyo atau Perkasa? Inilah Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Jumat (22/1)

Mata uang garuda diprediksi analis berpotensi melemah tipis disebabkan beberapa hal pada perdagangan Jumat (22/1/2021) atau hari ini

Editor: Irfan Azmi Silalahi
kompas.com
Loyo atau Perkasa? Inilah Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Jumat (22/1) 

TRIBUNBATAM.id - Loyo atau Perkasa? Inilah Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Jumat (22/1).

Mata uang garuda diprediksi berpotensi melemah pada perdagangan Jumat (22/1/2021).

Namun rupiah melemah tipis karena beberapa sebab.

Di pasar spot pada Kamis (21/1/2021), rupiah tercatat menguat 0,25 persen ke Rp 14.000 per dolar AS.

Kompak, rupiah di kurs tengah BI juga menguat 0,18 persen ke Rp 14.039 per dolar AS.

Baca juga: Kurs Dollar Rupiah Hari Ini Senin 18 Januari 2021, Cek Sebelum Tukar Valas

Baca juga: Rupiah Terkuat se-Asia, Catatkan Rekor Penguatan Terbesar, Cek Kurs Dollar Rupiah

Baca juga: Kurs Dollar Rupiah Hari Ini di BCA Jumat 8 Januari 2021, Panduan untuk Tukar Valas

ILUSTRASI Nilai tukar rupiah
ILUSTRASI Nilai tukar rupiah (Antara)

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf mengatakan, rangkaian inagurasi Presiden Amerika Serikat Joe Biden meningkatkan risk on pelaku pasar dan membawa pengaruh positif bagi rupiah.

Smentara ekonom Bank Mandiri Reni Eka Puteri mengatakan, petinggi dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDGBI) yang memutuskan suku bunga tetap di 3,75 persen, berpotensi membuat pergerakan rupiah stabil.

Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Dekati Rp 17.000, Apakah Indonesia sedang Alami Krisis? Ini Kata Sri Mulyani

Baca juga: Dollar AS Kalah Jauh, Inilah 7 Mata Uang Terkuat di Dunia, Nilai Tukar Hampir Rp 50 Ribu

Baca juga: 7 Mata Uang Tertinggi di Dunia, Nilai Tukar Hampir Rp 50 Ribu, Dollar AS Kalah

"Pergerakan rupiah besok didominasi data AS dan Eropa, dari domestik tidak ada," kata Reny, Kamis (21/1/2021).

Nilai tukar yuan vs dolar AS
Nilai tukar yuan vs dolar AS (AP)

Alwi mengatakan di satu sisi rupiah berpotensi terkoreksi jika euro melemah terhadap dolar AS.

Alwi mengamati European Central Bank (ECB) mulai khawatir pada penguatan euro yang berpotensi menghambat laju inflasi.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved