BATAM TERKINI
1.500 Nakes Batam Sudah Divaksin Covid-19, Belum Ada Alami Efek Samping
Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan sudah ada 1.500 tenaga kesehatan sudah divaksin dan masih belum ada yang mengluh efek samping
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Proses vaksinasi Covid-19 sudah dilangsungkan di lingkungan tenaga kesehatan (nakes) seminggu terakhir.
Sejauh ini, belum ada yang mengalami efek samping yang signifikan.
Demikian hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi.
Ia menegaskan belum ada yang menimbulkan gangguan berlebihan.
Efek samping masih berupa pusing, sedangkan yang lain belum ada laporan.
"Kami belum terima kendala berat efek samping usai vaksin kepada tenaga medis ini," ujar Didi, Sabtu (23/1/2021).
Mengenai pembelian vaksin, ia menyebutkan sudah ada anggaran Rp 4 miliar yang disiapkan.
Namun hingga kini, pemerintah daerah masih mengharapkan kiriman vaksin dari pusat.
Didi mengatakan untuk saat ini belum ada informasi terkait kedatangan vaksin tahap kedua untuk Batam.
Baca juga: Cerita Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Bangga Kemudian Positif Corona, Ini Ceritanya
Hingga kini pihaknya masih fokus untuk menyelesaikan proses vaksinasi tahap pertama.
"Fokus tahap pertama dulu. Masih banyak tenaga medis yang belum divaksin, jadi kami fokus selesaikan dulu yang ini, sambil memantau efek samping vaksin terhadap tenaga medis yang sudah divaksin," tuturnya.
Sehingga pembelian belum bisa dilakukan. Didi mengungkapkan anggaran tersebut sebagai langkah antisipasi kekurangan vaksin nantinya.
Sebelumnya diberitakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mendata sebanyak 1.500 tenaga medis sudah sukses menjalani vaksinasi tahap pertama. Tenaga medis menjadi prioritas untuk divaksin, karena menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.
Untuk saat ini, tegas Didi, vaksin masih dikuasai pemerintah.
Hal ini menyebabkan vaksinasi mandiri belum ada dibuka, dan masih prioritas untuk kalangan yang sudah ditentukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/vaksinasi-corona-di-rsud-embung-fatimah.jpg)