BATAM TERKINI
1.500 Nakes Batam Sudah Divaksin Covid-19, Belum Ada Alami Efek Samping
Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan sudah ada 1.500 tenaga kesehatan sudah divaksin dan masih belum ada yang mengluh efek samping
Berdasarkan data terbaru sebanyak 632 pasien positif masih menjalani perawatan di rumah sakit yang ada di Batam.
Total kasus sudah menyentuh angka 5.467 dengan tingkat kesembuhan mencapai 85,9 persen.
1.500 Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin
Sebanyak 1.500 tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kota Batam telah menerima vaksinasi Covid-19 di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes).
Hal ini dibeberkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi.
"Saat ini, sudah ada sekitar 1.500 an Nakes di Batam yang telah menerima vaksinasi covid-19. Dan jumlahnya terus bertambah sesuai dengan arahan dan program yang tengah digiatkan oleh Pemerintah," ujar dokter spesialis kandungan ini, Jumat (22/1/2021).
Ada beberapa nakes yang tidak bisa diberikan vaksin Covid-19. Hal ini lantaran tidak memenuhi syarat.
"Seperti hipertensi, hipertiroidi ataupun ada gejala batuk, pilek, demam dan lainnya," kata Didi.
Diakuinya, hingga saat ini belum ada vaksinasi yang diperjualbelikan untuk pihak swasta. Mengingat, vaksin itu sendiri belum dikuasai oleh non-negara.
"Saat ini belum ada vaksinasi mandiri atau bisa dilakukan di faskes swasta," ujarnya.
Selain itu, jumlahnya sendiri masih sangat terbatas.
Bahkan seluruh dunia pun terbilang masih kurang, sehingga tidak mungkin pihak swasta bisa membeli vaksin tersebut dan melakukan vaksinasi mandiri.
Pengakuan Direktur RSBP Batam
Sebelumnya, setelah disuntik vaksin sinovac, Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) batam, dokter Afdhalun Hakim mengaku tak merasakan efek samping.
Yang ia rasakan justru lebih bersemangat melakukan aktivitas sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/vaksinasi-corona-di-rsud-embung-fatimah.jpg)