Breaking News:

Di-PHK karena Pandemi Covid-19, Pekerja Terapis Hotel Angkut Jenazah Suami Pakai Pikap

Foto jenazah diangkut dengan mobil pick up viral di media sosial hingga pihak rumah sakit angkat bicara

Editor: Aminudin
TribunBali/Istimewa
Jenazah suami diangkut mobil pick up 

Mengingat kondisinya kian melemah, pada Kamis, 14 Januari 2021 almarhum Gede Seni dirujuk ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

"Sakitnya ini dialami sejak almarhum berhenti merokok, sekitar tujuh bulan yang lalu, dia berhenti merokok karena baru punya anak. Takut anaknya kena asap rokok."

"Tapi setelah berhenti merokok itu, dia tiba-tiba sering batuk. Saya terlambat memeriksakan dia ke rumah sakit, karena tidak punya uang dan jaminan kesehatan," ungkap Suryani sembari menangis.

 

2. Sempat ingin melihat foto anaknya

Selama dirawat di rumah sakit, Gede Seni hanya ditemani orangtuanya, yaitu Cening Kawit (55) dan Nyoman Artawan (60).

Sementara Suryani harus mengurus anak pertamanya yang masih berusia tujuh bulan itu di rumah.

Tiga hari sebelum meninggal, Suryani mengaku sempat menjenguk suaminya di ruang ICU.

Kala itu sang suami sempat minta untuk dibawakan ponselnya, agar bisa melihat foto-foto anak semata wayangnya.

"Dia minta dibawakan HP, katanya biar bisa liat foto anaknya, dia sayang sekali dengan anaknya."

"Tangan saya juga dicium-cium, katanya jangan khawatir dia pasti sembuh, tapi kondisinya sudah semakin drop, firasat saya sudah jelek."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved