Breaking News:

BATAM TERKINI

PENGAKUAN Komisioner KPU saat Sidang Sengketa Pilkada Batam di Mahkamah Konstitusi

Perkara sengketa Pilkada Batam akhirnya disidangkan di hadapan majelis Hakim Mahkamah Konstitusi RI di Gedung MKRI, Jakarta, Kamis (28/1/2021) pagi.

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Komisioner Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum Kota Batam, Martius 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perkara sengketa Pilkada Batam akhirnya disidangkan di hadapan majelis Hakim Mahkamah Konstitusi RI di Gedung MKRI, Jakarta, Kamis (28/1/2021) pagi.

Dalam sidang pendahuluan, penggugat menyampaikan poin-poin yang menjadi dasar permohonan.

Kuasa Hukum pasangan calon walikota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo - Abdul Basyid, Andi Ryza membacakan permohonan kepada Hakim Kepala, Arief Hidayat.

Andi Ryza menyampaikan sejumlah poin permohonan pihak lebih kepada proses pelaksaan Pilkada, bukan tentang hasil suara.

Dalam kesempatan itu, Hakim Kepala Arief Hidayat sempat menegaskan kalau pihak penuntut sudah terlambat selama 2 hari saat mengajukan permohonan.

Komisioner Divisi Hukum, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Batam, Martius mengatakan rangkaian sidang di MK hari ini telah selesai.

"Baru selesai bang, berjalan lancar. Tadi pemohon sudah membacakan semua poin-poin permohonan di hadapan majelis hakim," ujar Martius melalui sambungan selulernya, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Sengketa Pilkada Batam, Tim Hukum RAMAH Optimistis Menang Hadapi Gugatan Lukita di MK

Dikatakan Martius, hari ini merupakan panggung pemohon,  hal itu sesuai dengan agenda persidangan, yakni sidang pendahuluan mendengarkan poin poin permohonan pemohon.

"Tadi yang hadir dalam persidangan dibatasi, pemohon dan termohon hanya diwakili dua orang. Tadi dari KPU hanya saya dan kuasa hukum, sebaliknya juga pemohon langsung pak Lukita dan kuasa hukumnya," ungkap Martius.

Martius mengaku dalam proses persidangan, dirinya sempat dicecar pertanyaan oleh majelis hakim MKRI.

Ia menyebutkan dalam pelaksanaan sidang pendahuluan, pihak KPU hanya dimintai jawaban singkat terkait permohonana pemohon.

"Sidang dilanjutkan tanggal 5 Februari mendatang bang, agendanya jawaban dari termohon," kata Martius.

Maka untuk itu, Martius menyebutkan saat ini pihaknya telah mempersiapkan jawaban dan bukti yang akan dibantu kuasa hukum.

Saat ini, Martius bersama 4 orang komisioner KPU Batam masih berada di gedung Mahkamah Konstitusi. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved