Sombong, KOLONEL CHINA Remehkan Militer AS! Sebut Mission Impossible Tahan Ambisi Mereka Soal Ini
Kementerian Pertahanan China memperingatkan tidak mungkin bagi AS untuk menahan mereka jika tetap bertekad melakukan sesuatu yang mengarah ke perang
TRIBUNBATAM.id - Sombong, KOLONEL CHINA Remehkan Militer AS! Sebut Mission Impossible Tahan Ambisi Mereka Soal Ini.
Kementerian Pertahanan China mengatakan hubungan militer China dan Amerika Serikat (AS) berada pada titik awal baru.
Negeri Paman Sam di bawah kendali Joe Biden, China berharap hubungannya dengan AS membaik,
setelah di masa Donald Trump tercabik-cabik.
Baca juga: CHINA Jual Amerika Beli: Xi Jinping Kirim Jet Tempur ke Taiwan, Joe Biden Balas Kerahkan Kapal Induk
Baca juga: Lawan Tekanan China, Amerika Tegaskan Komitmen Bersama Negara-negara Asia Tenggara
Baca juga: Masih Ragu Kehebatan CHINA? Jenderal Amerika Akui AS Bisa KEOK di Pertempuran Kapal Induk & Angkasa

Tetapi, Kementerian Pertahanan China tetap memperingatkan,
tidak mungkin bagi AS untuk menahan China jika tetap bertekad untuk melakukan sesuatu yang mengarah pada perang.
Baca juga: Amerika Masih yang Perkasa, 5 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2021, Indonesia No 1 ASEAN
Baca juga: CHINA Picik! Dituduh Beri Bonus ke Siapapun yang Berhasil Bunuh Tentara Amerika di Timur Tengah
Baca juga: Dua Kapal Perang Amerika Berlayar di Selat Taiwan, China Marah: Itu Provokasi, Ancaman Serius

"Untuk menahan China, mission impossible!" tegas Kolonel Senior Wu Qian,
juru bicara Kementerian Pertahanan China dalam konferensi pers Kamis (28/1/2021) dikutip Global Times.
Baca juga: China Dikepung! Susul Inggris, Jerman Kirim Kapal Perang ke Laut Cina Selatan, Blokade Xi Jinping
Baca juga: Tuai Pro Kontra, China Gelar Tes Swab Lewat Anal, Warga: Rasanya Sangat Malu
Baca juga: Xi Jinping Kena Batunya Sok Lawan Barat, China Dikepung, Jerman Susul Inggris di Laut China Selatan

Tapi melihat ke masa depan, dengan pemerintahan baru AS di bawah Joe Biden,
Wu menyebutkan hubungan militer antara China dan AS sekarang berada pada titik awal sejarah baru.
Dan, Beijing berharap pemerintahan AS yang baru bisa bekerja sama dengan China dalam meningkatkan dialog.
Fokusnya pada kerja sama, mengelola perbedaan dan mendorong pembangunan yang sehat dan stabil dalam hubungan China-AS.
Baca juga: Pintu Masuk WNA Masih Ditutup, Namun 153 WNA China Lolos Ke Indonesia, Ada Apa?
Baca juga: Militer CHINA Paling Perkasa di ASIA, AS Juara Dunia, Gempuran TNI Peringkat Berapa ?
Baca juga: Taiwan Tuduh China Sengaja Soal Corona! Covid-19 Tak Separah Sekarang jika Xi Jinping Lakukan Ini

Relasi China-AS, Wu menegaskan, mesti berdasarkan semangat non-konflik, non-konfrontasi, saling menghormati, dan saling menguntungkan.
Wu menambahkan, China mengharapkan AS untuk bertemu di tengah jalan dengan semangat profesional yang sama.
Menurut Wu, China dan AS telah memulai pertukaran pragmatis pada 2021, ketika kedua militer mengadakan konferensi video pada Selasa (26/1/2021) hingga Rabu (27/1/2021),
Baca juga: Akhirnya Bos Sinovac Bicara, Pencipta Vaksin China Buka-bukaan Hingga Sebut Nama Jokowi dan Erdogan
Baca juga: China Panas Kapal Induk dan 3 Kapal Perang AS ke Laut China Selatan, Beijing Dituduh Zalim ke Taiwan
Baca juga: Hilang Berpekan-pekan Jack Ma Muncul di Media Milik Pemerintah China: Saya Telah Belajar & Berpikir
