Masih Ragu Kehebatan CHINA? Jenderal Amerika Akui AS Bisa KEOK di Pertempuran Kapal Induk & Angkasa
Untuk semua bidang China bersaing dengan Amerika Serikat yang dianggap ikon kemajuan dunia dan sudah mengalahkan hampir semua negara di dunia
TRIBUNBATAM.id - Masih Ragu Kehebatan CHINA? Jenderal Amerika Akui AS Bisa Keok di Pertempuran Kapal Induk & Angkasa.
China yang tadinya bukan apa-apa dan tak dipandang barat melesat jadi adidaya.
Untuk semua bidang Negeri Panda bersaing dengan Amerika Serikat (AS), yang dianggap ikon kemajuan dunia.

Teknologi, bisnis dan militer, China bersing ketak dengan AS dan mengangkangi negara Barat lain.
Di bidang militer, China bahkan telah mengembangkan kemampuan untuk menghancurkan seluruh infrastruktur satelit AS, kata Jenderal Jack Keane.
Baca juga: AS Larang Investasi di Perusahaan Terkait Militer China, Tiongkok Kian Mesra dengan Rusia
Baca juga: Xi Jinping Akan Ubah Militer China Jadi Pasukan Kelas Dunia, Singgung Modernisasi Pertahanan
Baca juga: Mengintip Pangkalan Militer China di Laut China Selatan, Sulit Ditandingi Negara di Asia Tenggara

Amerika Serikat "sangat rentan" terhadap ancaman militer China di luar angkasa, analis strategis senior Fox News Jenderal Jack Keane mengatakan kepada FOX Business, Selasa.
"China telah mengembangkan kemampuan nomor 1 yang diberlakukan di Amerika Serikat untuk menghancurkan seluruh infrastruktur satelit kami," kata Keane pada "Pagi bersama Maria."
Baca juga: AS vs China Kian Memanas, Militer China Tantang AS dan Hampir Tabrak Kapalnya di Laut China Selatan
Baca juga: Langgar Zona Udara, Korea Selatan Kirim Jet Tempur untuk Usir Pesawat Militer China
Baca juga: Jepang akan Pesan 100 Pesawat Tempur Siluman F-35 Lagi dari AS, Antisipasi Menguatnya Militer China
"Kami benar-benar bergantung padanya…
untuk komunikasi, untuk lokasi, GPS dan untuk telemetri senjata dari amunisi kami yang dipandu dengan presisi."

"Jadi mereka tahu bahwa kami sangat rentan dan mereka bergerak cepat ke luar angkasa," tambahnya.
Pensiunan jenderal bintang empat itu mengatakan, China dilaporkan dapat menghabisi seluruh kelompok pertempuran kapal induk AS dalam "hitungan menit" dan menekankan pentingnya mengembangkan "sistem untuk melindungi kemampuan kita sendiri."
Baca juga: Belum Menjamin Bisa Dikomersialkan, Vaksin Covid-19 Mulai Disuntikkan ke Militer China
Baca juga: Buku Terbitan 1981 Bikin Heboh, Bercerita Tentang Laboratorium Militer China di Wuhan Soal Virus
Baca juga: Puluhan Kendaraan Militer China Bergerak ke Perbatasan Hong Kong
"Mereka memiliki rudal hipersonik yang sudah dikerahkan."

"Kami masih membuat prototipe milik kami."
"Rudal ini menggunakan ruang dan sangat sulit dilacak karena kecepatan geraknya dan memiliki banyak hulu ledak," jelasnya.
Sedangkan Ret. Jenderal Lloyd Austin, yang merupakan pilihan Presiden Biden untuk memimpin Departemen Pertahanan AS menyebut,