VIRUS CORONA DI LINGGA
Corona di Lingga Serang Ibu Hamil, Total 11 Kasus Aktif Covid-19
Ibu hamil yang positif corona di Lingga merupakan bagian dari 7 kasus baru hingga Minggu (31/1). Mereka merupakan warga Kecamatan Lingga.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
"Jadi ada 6 kelompok yang ikut lomba yel-yel, petugas Desa, UKM, Admin, VK, UKP, dan kelompok cowok Puskesmas Raya.
Selain itu, ada 4 yang ikut lomba senam peregangan, Petugas Desa, UKP, UKM, dan Kelompok Admin," sebut Uci dihari waktu yang sama.
Sebenarnya pengumuman lomba sudah jauh hari, tapi karena kami banyak sibuk, jadi hanya bisa latihan maksimal dua hari. Rata-rata kelompok lain gitu," tutur Uci.
Bidan Poskesdes Kuala Raya ini menyebutkan, Sabtu depan nanti akan diadakan lomba permainan rakyat.
Uci juga selaku salah satu Nakes yang akan divaksinasi pada Senin mendatang berharap, melalui kegiatan ini para Nakes akan lebih santai dari segala kesibukan yang ada.
"Untuk penilaian dan pengumuman juara Sabtu nanti, bersamaan dengan kegiatan lain.
Ya semoga aja lancar buat program vaksinasi nanti," kata dia.
Vaksinasi Corona di Lingga
Pemerintah Kabupaten Lingga telah menerima vaksin corona dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (26/1/2021) lalu.
Keberadaan vaksin corona ini akan menjadi amunisi baru untuk penanganan Covid-19 di Lingga.
Adapun vaksin corona pada gelombang pertama akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes) se-Lingga.
Di antaranya untuk nakes di Puskesmas Raya yang terletak di Kampung Tengah, Kelurahan Raya, Kabupaten Lingga.
Kepala UPT Puskesmas Raya, dr Rafika Sahuri Hutapea mengatakan, untuk Puskesmas yang dipimpinnya, ada 60 nakes yang akan divaksinasi corona mulai Senin (1/2/2021) mendatang.
"Untuk vaksin masih disimpan di IFK (Instalasi Farmasi Kesehatan-red) Dinas Kesehatan Lingga.
Jadi untuk Senin nanti, vaksin tersebut didistribusikan dari Dinkes Lingga ke Puskesmas Raya, langsung para nakes akan divaksinasi hari itu," kata Rafika kepada TribunBatam.id di ruang kerjanya, Sabtu (30/1/2021) siang.
Rafika mengatakan, pihaknya sudah menggelar sosialisasi internal terkait pemahaman vaksin Covid-19 tersebut kepada 60 nakes.
"Enam orang dari kami juga telah selesai pelatihan pada 21-23 Januari kemarin secara daring oleh Bapelkes. Kebetulan kami vaksinatornya.
Jadi sudah disosialisasikan kepada nakes Puskesmas Raya," ucap Rafika.
Ia menjelaskan, pada Senin nanti kegiatan vaksinasi akan dilakukan setelah selesai pelayanan kepada pasien. Biasanya pada pagi hari banyak pasien yang datang.
"Untuk saya dan 60 nakes tadi sudah siap untuk menerima vaksinasi corona," katanya.
Ia mengakui, sempat ada dua nakes yang ragu-ragu untuk disuntik vaksin coron akibat banyaknya berita hoaks yang beredar terkait bahaya vaksin.
Namun, setelah diberikan pemahaman semuanya optimistis dan sudah siap untuk divaksin.
Sementara itu, jalannya vaksinasi corona Senin depan akan digelar secara bertahap oleh sejumlah nakes di Induk Puskesmas Raya, maupun nakes yang terbagi di beberapa desa.
"Jadi nanti untuk kami sendiri maksimalnya 20 nakes akan divaksinasi, sesuai kondisi di lapangan juga. Kemudian akan terus berlanjut esok harinya," tuturnya.
Rafika menerangkan, nantinya juga akan ada sosialisasi untuk kalangan masyarakat terkait vaksinasi corona.
"Sosialisasi itu akan kami lakukan melalui lintas sektor. Jadi nanti masyarakat dikasih pemahaman, biar kita semuanya sepahaman nanti," kata Rafika.
Ia berharap, program pemerintah ini berjalan secara baik, dan tidak ada kendala.
"Semoga semua yang menjadi target sasaran bisa kami jaring. Nanti sebelum divaksinasi, akan dicek kesehatan juga untuk melihat apakah sudah bisa untuk divaksin.
Jika belum maka akan kita tunda dulu, dan kita lakukan terapi terlebih dahulu," tutupnya.(TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/jubir-satgas-covid-19-lingga-wirawan-trisna-putra-1.jpg)