Breaking News:

BATAM TERKINI

Masuk Waduk Duriangkang Wajib Bayar, DPRD Batam: Kondisinya Tak Tepat

DPRD Batam menilai, pemberlakuan tarif Waduk Duriangkang yang berlaku Februari 2021 ini dinilai tak tepat karena kondisi pandemi Covid-19.

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Masuk Waduk Duriangkang Wajib Bayar, DPRD Batam: Kondisinya Tak Tepat. Ketua DPRD Batam, Nuryanto. 

Aturan mengenai besaran pungutan tarif juga diatur dalam Perka tersebut.

Adapun tarif lintas untuk kendaraan DTA Waduk Duriangkang yaitu sebesar Rp 2 ribu per sekali lewat.

Apabila berlangganan, per bulannya tarif lintas dikenakan Rp 95 ribu.

Selain itu, Badan Pengusahaan atau BP Batam juga menetapkan tarif masuk DTA waduk, untuk dewasa sebesar Rp 7.500 (weekdays) dan Rp 10 ribu saat akhir pekan atau weekend.

Sedangkan untuk anak-anak Rp 3 ribu untuk weekdays dan Rp 5 ribu weekend.

Masuk Waduk Duriangkang Tak Gratis Lagi. Foto pengendara roda dua saat akan keluar pintu lintas Waduk Duriangkang Bagan - Kabil, Senin (1/2/2021).
Masuk Waduk Duriangkang Tak Gratis Lagi. Foto pengendara roda dua saat akan keluar pintu lintas Waduk Duriangkang Bagan - Kabil, Senin (1/2/2021). (TribunBatam.id/Alamudin)

Ketetapan tarif lintas ini, menurut Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, diterapkan dengan tujuan menjaga ketertiban dan membatasi penggunaan bendungan sebagai lalu lintas kendaraan.

"Supaya lebih tertib, karena jumlah pengguna jalannya cukup banyak di Waduk Duriangkang.

Tarif seperti ini juga sudah pernah dilaksanakan di bendungan lain seperti di Jawa Timur," jelas Dendi, Minggu (31/1/2021).( TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami/Alamudin Hamapu)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved