Senin, 8 Juni 2026

Makar di PARTAI DEMOKRAT: Dalang Mantan Kader dan Pejabat Negara! AHY Langsung Surati Jokowi

Mantan partai penguasa di perpolitikan Indonesia besutan Susilo Bambang Yudhoyono, Demokrat dilanda isu tak sedap dan dikabarkan akan dikudeta

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Makar di PARTAI DEMOKRAT: Dalang Mantan Kader dan Pejabat Negara! AHY Langsung Surati Jokowi. Foto Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Edhie Baskoro Yudhoyono (ketiga kiri) saat menghadiri pembukaan saat Kongres V Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Ahad (15/3/2020) 

TRIBUNBATAM.id - Makar di PARTAI DEMOKRAT: Dalang Mantan Kader dan Pejabat Negara! AHY Langsung Surati Jokowi.

Mantan partai penguasa di perpolitikan Indonesia, Demokrat dilanda isu tak sedap.

Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu dikabarkan akan yang akan melakukan makar.

Dugaan makar di partai dikabarkan akan dilakukan kader dan mantan kader Partai Demokrat.

Baca juga: AHY Pimpin Partai Demokrat, SBY Berlinangan Air Mata Saat Berpidato

Baca juga: Di Tubuh Partai Demokrat, Rachland Nashidik, Ferdinand Hutahaean, Andi Arief, Jadi Sorotan, Mengapa?

Baca juga: AHY Keluarkan 7 Pernyataan Sikap Partai Demokrat Tanggapi Kasus Andi Arief Diduga Pakai Narkoba

Terkait hal ini Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan,

ia telah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan makar atau upaya mengambil alih kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) dan Susilo Bambang Yudhoyono memberikan salam kepada media sebelum melakukan pertemuan tertutup di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018). Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi politik yang dibangun kedua partai untuk Pilpres 2019.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) dan Susilo Bambang Yudhoyono memberikan salam kepada media sebelum melakukan pertemuan tertutup di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018). Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi politik yang dibangun kedua partai untuk Pilpres 2019. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

AHY mengatakan, surat tersebut dikirimkan pada Presiden Jokowi sebagai langkah mendapat konfirmasi dan klarifikasi.

Sebab ia menduga upaya tersebut melibatkan pejabat penting pemerintah yang berada di lingkar kekuasaan terdekat Presiden Jokowi.

Hal itu disampikan AHY pada konfrensi pers yang disiarkan melalui akun YouTube Agus Yudhoyono, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Duduk Perkara Tudingan Ambil Alih Paksa Partai Demokrat Oleh AHY Terhadap Moeldoko

Baca juga: Moeldoko Dituding Rebut Paksa Partai Demokrat: Jangan Bawa Pak Jokowi, Itu Urusan Saya Pribadi

Baca juga: Andi Arief Langsung Tunjuk Moeldoko Orang yang Akan Rebut Partai Demokrat, Sudah Disetujui Jokowi

Andi Arief politikus Partai Demokrat
Andi Arief politikus Partai Demokrat (Istimewa via Tribunnewswiki)

"Tentunya kami tidak mudah percaya dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,

presumption of innocence dalam permasalahan ini," kata AHY.

"Karena itu tadi pagi saya telah mengirimkan surat secara resmi kepda yang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo,

untuk mendapatkan konfimasi dan klarifikasi dari beliau terkait kebenaran berita yang kami dapatkan," sambungnya.

Baca juga: Viral, SBY Jualan Nasi Goreng, Politisi Demokrat: Ekonomi Makin Berat, Jual Nasi Goreng Jadi Opsi

Baca juga: Risma Jadi Menteri Sosial, Politisi Demokrat Minta Harus Banyak Belajar Lagi

Baca juga: Kisah Mulyadi Cagub Sumbar Jagoan Demokrat, Juara Survei Mendadak Tersangka hingga Akui Kalah

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (INSTAGRAM @agusyudhoyono)

AHY juga menduga bahwa gerakan tersebut sudah mendapat dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan Jokowi.

Ia menceritakan, awalnya gerakan tersebut dianggap hanya sebuah gerakan kecil,

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved