BINTAN TERKINI
Kapal Angkut 20 Ton Pisang dari Tenggelam di Tambelan, Diselamatkan Nelayan Setempat
Kapal pengangkut 20 ton pisang yang tenggelam di Tambelan, berangkat dari Sambas, Kalimantan Barat.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
"Jadi Senin besok kita akan diundang rapat,ada wacana untuk sementara pelayanan akan dipindahkan ke pelabuhan bongkar muat Kota Segara, Tanjunguban dan menunggu arahan dari Dishub," tuturnya.
Sementara itu Kadishub Bintan,Insan Amin mengaku sangat prihatin atas kejadian yang menimpa penumpang akibat ambruknya tangga di pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban.
Pasalnya, akibat kejadian kemarin, ada lima korban, dan 4 korban sudah dibolehkan pulang dari rumah sakit.
Sedangkan seorang korban yang merupakan warga bengkong yang mengalami luka parah dirujuk ke rumah sakit di Batam.
"Terkait kecelakaan itu, biaya korban sudah ditangani Jasaraharja,"tuturnya.
Insan juga tidak memungkiri bahwa pelabuhan Bulang Linggi sudah sangat lama.
Oleh karena itu untuk mengutamakan keselamatan dalam pelayanan, pihaknya meminta penumpang yang naik dan turun melalui jembatan yang ada satu per satu.
"Naik turun penumpang di harapkan satu persatu.Kalau ada speed dari Punggur kita harapka antri dulu di laut, karena keselamatan menjadi hal yang utama,"ungkapnya.
Insan juga menambahkan, terkait rencana memindahkan sementara pelayanan dari pelabuhan Bulang Linggi ke Pelabuhan bongkar muat Kota Segara di Tanjunguban sudah disampaikan ke Dishub Provinsi Kepri.
"Saya sudah berkomunikasi dengan teman-teman Dishub Provinsi Kepri terkait pemindahan sementara dan mereka mempersilakan.
Tetapi itu dia di pelabuhan bongkar muat Kota Segara tidak ada ruang tunggu dan fasilitas lainnya.
Kasihan penumpang kepanasan kalau menunggu speed dan nanti akan kita carikan solusinya," tutupnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kapal-tenggelam-di-tambelan-1.jpg)