TANJUNGPINANG TERKINI
Penertiban Badut di Tanjungpinang Viral di Medsos, Satpol PP: Dasarnya Perda Tibum
Penertiban badut di Tanjungpinang hingga viral di medsos, Sabtu (6/2) diakui Satpol PP juga terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
"Bisa saja badut tersebut pingsan atau kondisinya tidak stabil pada saat sedang menghibur dan itu malah membahayakan baik untuk mereka dan pengguna jalan.
Kami tidak bisa menjamin. Perkembangan profesi yang sama di simpang lampu lalu lintas tidak meningkat.
Karena justru dari data tersebut mereka berdatangan dari luar daerah karena merasa disini punya potensi atau kesempatan," jelasnya.
Pihaknya berharap polemik yang terjadi dimasyarakat saat ini tetap dapat menyatukan semangat dalam membangun Kota Tanjungpinang menjadi lebih baik.
Reaksi Wali Kota Tanjungpinang
Penertiban Badut di Tanjungpinang belakangan Beredar di Medsos.
Sejumlah badut yang biasa beroperasi pada sejumlah lokasi lampu merah di Kota Tanjungpinang, ditertibkan oleh Pemko Tanjungpinang melalui personel Satpol PP.
Wali kota Tanjungpinang Rahma pun tak mengelak mengenai Penertiban Badut di Tanjungpinang itu.
Rahma pun menjelaskan maksud penertiban tersebut.
Menurutnya, ini penting agar tidak timbul polemik termasuk opini yang beredar di masyarakat, khususnya warga Tanjungpinang.
Rahma mengatakan, bahwa penertiban yang dilakukan beberapa waktu lalu, didasari pertimbangan aspek keselamatan bagi badut itu sendiri.
"Memang pro dan kontra, cuma kami ingin agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat di lampu merah," ucapnya, Sabtu (6/2/2021).
Pemko Tanjungpinang menurut Rahma, tidak melarang badut-badut itu mencari nafkah.
Namun alangkah lebih baik jika dilakukan di tempat-tempat keramaian yang lebih aman dan layak.
Rahma juga mengatakan, tidak hanya badut saja yang ditertibkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penertiban-badut-di-tanjungpinang-viral-di-medsos.jpg)