Bocah Diculik 3 Pria Karena Hutang Narkoba Ayahnya, Minta Tebusan Rp 65 Juta
Para pelaku sudah dimintai keterangan dan dijadikan tersangka kasus penculikan anak, sementara ayah korban juga dimintai keterangan terkait kasus penc
TRIBUNBATAM.id |TANJUNGBALAI - Karena maslah pembayaran narkoba, pelaku menyandra seorang anak sebagai jaminan.
Diketahui, sang anak ternyata diculik sebagai jaminan hutang pembelian narkoba senilai Rp 65 Juta.
Ketiga pelaku awalnya mencari ayah dari anak tersebut kerumahnya.
Namun karena tidak menemukan ayahnya, ketiga orang ini malah membawa kabur anaknya tersebut.
Para pelaku sudah dimintai keterangan dan dijadikan tersangka kasus penculikan anak, sementara ayah korban juga dimintai keterangan terkait kasus penculikan anak tersebut
Tiga dari lima orang pelaku penculikan anak berinisial MAKS (14) di Kota Tanjungbalai sudah diamankan oleh Polres Tanjungbalai.
Ketiga pelaku merupakan warga Labuhanbatu Utara (Labura), yakni Sairin Indra (42) warga Kampung Tarutung, Kecamatan Aek Kanopan, Zul Irawan (49) warga Desa Sidua-dua Kecamatan Kualu Selatan, serta Surya Darma (33) warga Kecamatan Gunting Saga.

Ketiganya diamankan setelah menyerahkan diri ke Polsek Simpang Empat, Kabupaten Asahan saat menculik MAKS.
Menurut keterangan Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira, modus operandi ketiga pelaku yakni menculik anak untuk dijadikan sandera sebagai jaminan atas utang transaksi narkotika jenis ekstasi sebesar Rp 65 juta.
"Jadi, menurut keterangan para tersangka, korban dijadikan sebagai jaminan atas utang ayahnya terkait jual beli narkotika jenis ekstasi," ujar Putu, Senin (8/2/2021).
Terkait keterangan para tersangka, Putu mengatakan, ayah korban saat ini sedang dimintai keterangan sekaligus sebagai saksi dalam kasus tersebut.
"Saat ini sudah kami minta keterangan, nanti akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolres Tanjungbalai.
Lanjutnya, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih dalam, guna mengungkap siapa di balik sindikat narkotika tersebut.
Ditanyakan terkait dua orang pelaku penculikan anak tersebut, Putu mengatakan saat ini masih dalam pengejaran personel Polres Tanjungbalai.
"Identitas sudah dikantongi, dsn akan dilakukan pengejaran," katanya.
