Selasa, 21 April 2026

KECELAKAAN DI BATAM

Tewaskan Dua Pelajar SMKN 6 Batam, Ini Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Maut di Kabil

Dari hasil olah TKP, polisi menyebut motor yang dikendarai dua pelajar SMKN 6 Batam datang dari arah pelabuhan PTK Kabil ke Jalan Patimura

|
Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Tewaskan Dua Pelajar SMKN 6 Batam, Ini Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Maut di Kabil. Foto olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis putih menunjukkan posisi dua pelajar SMKN 6 Batam saat tergeletak seusai kecelakaan maut yang terjadi, Selasa (9/2/2021) sore di kawasan Kabil Batam. 

7. Sopir lori dibawa ke kantor polisi

Kecelakaan di Batam yang menewaskan dua pelajar SMKN 6 Batam, membuat seorang pria bernama Muhammad Taufik (30) harus berurusan dengan pihak kepolisian, Selasa (9/2/2021).

Pasalnya, Taufik adalah sopir dari lori nahas yang terlibat dalam kecelakaan maut di kawasan Kabil tersebut.

"Mereka kebut dari depan. Mau nyalip, tapi kena lampu sein saya," ujarnya kepada Tribun Batam menceritakan awal mula peristiwa maut itu.

8. Kronologi kecelakaan maut versi sopir lori

Taufik mengaku, dirinya baru saja pulang mengantar batako dan akan mengantarkan lori itu kembali ke gudang.

Namun sayang, setibanya di pintu gerbang pengisian bahan bakar minyak Jalan Patimura atau kawasan PTK Kabil, dia tak dapat menghindari kecelakaan maut itu.

"Mereka ugal-ugalan dari depan. Saya sendiri berkendara dalam keadaan sadar, tak ngantuk," katanya lagi.

Berdasarkan keterangan Taufik, lori yang dikendarainya berjalan dari arah luar, Simpang PTK Kabil, menuju arah dalam kawasan.

Sedangkan kedua korban diperkirakan bergerak menuju arah luar Simpang PTK untuk pulang ke rumah masing-masing.

9. Kecelakaan maut kedua hanya selang tiga jam

Kecelakaan di Batam kembali terjadi di sekitar kawasan PTK Kabil, Batam, Selasa (9/2/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

Kejadian ini hanya berselang tiga jam dari kecelakaan maut yang menewaskan dua pelajar asal SMKN 6 Batam.

Dalam kecelakaan itu, dua pelajar yang baru pulang praktik dari sekolahnya tewas di tempat. 

"Ya Allah, baru pukul 3 sore tadi makan korban," ujar seorang warga di lokasi kejadian.

10. Melibatkan sepeda motor dan pikap

Pantauan Tribun Batam di lokasi, kecelakaan ini melibatkan satu unit sepeda motor merek Honda Beat warna merah, pelat polisi bernomor BP 2905 MA dan satu unit pikap merek bernomor polisi BP 8493 DG.

Kronologi Kecelakaan di Batam yang Tewaskan Dua Pelajar SMKN 6 Batam Versi Sopir Lori

Pengendara sepeda motor Beat diketahui seorang pria bernama Zulhendri. Ia bekerja sebagai seorang petugas keamanan perusahaan sekitar kawasan industri PTK Kabil, Batam.

11. Alami luka berat di kepala

Zulhendri tampak mengalami luka berat di bagian kepala. Darah segar terlihat masih bercucuran dari kepalanya yang terbungkus helm.

"Belum tahu tewas atau tidak. Soalnya kami tak berani pegang sebelum polisi datang," ujar seorang warga.

12. Nyawa Zulhendri tak tertolong

Sempat dilarikan ke RS Sudarsono di Kabil, Batam, pengendara bernama Zulhendri tersebut akhirnya meninggal dunia.

Pantauan Tribunbatam.id di rumah sakit, jenazah Zulhendri langsung dibawa menuju ruang jenazah.

"Ada apa ini, satu hari tiga nyawa melayang di lokasi yang sama," ujar seorang petugas kepada Tribun Batam.

Zulhendri merupakan seorang petugas keamanan salah satu perusahaan di kawasan industri PTK Kabil.

Setelah peristiwa nahas itu terjadi, tubuh Zulhendri sempat dibiarkan begitu saja selama kurang lebih setengah jam.

Dengan kondisi kepala bercucuran darah, banyak warga takut untuk menyentuh tubuhnya. Beberapa dari mereka tak ingin mengambil tindakan sebelum pihak kepolisian tiba di lokasi.

13. Kondisi kendaraan rusak berat

Pantauan Tribun Batam di lokasi, sepeda motor milik korban Zulhendri mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan pascakecelakaan itu.

Beberapa bagian motor Zulhendri pun terlepas dan berserakan di jalan raya.

Begitu juga dengan mobil pikap.

Mobil itu mengalami kerusakan parah di bagian depan dengan kondisi kaca pecah.

Diketahui, sopir mobil pikap nahas itu adalah Suparlan (36).

Saat kejadian berlangsung, kedua kendaraan diduga datang dari arah berlawanan.

Saat ini, Suparlan sendiri telah dibawa oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, dalam kecelakaan ini Zulhendri meninggal dunia.

(tribunbatam.id/Ichwan Nur Fadillah)

*Baca Juga Berita Tribun Batam Lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved