Breaking News:

Temuan WHO tentang Covid-19 di China Picu Kemarahan, Cuma 1 Jam di Pasar Basah Wuhan

Hasil penyelidikan peneliti WHO yang mencari asal usul virus corona atau dikenal dengan istiral Covid-19 di Wuhan, China dan gagal memicu kemarahan

Tribunstyle
Temuan WHO tentang Covid-19 di China Picu Kemarahan, Cuma 1 Jam di Pasar Basah Wuhan. Foto Pasar Wuhan yang dituding menjadi penyebar pertama virus corona 

TRIBUNBATAM.id - Temuan WHO tentang Covid-19 di China Picu Kemarahan, Cuma 1 Jam di Pasar Basah Wuhan.

Hasil penyelidikan peneliti WHO yang mencari asal usul virus corona atau dikenal dengan istiral Covid-19 di Wuhan, China memicu kemarahan.

Peneliti badan kesehatan dunia itu dituduh menutup-nutupi asal-usul corona di China.

Publik dunia yang berharap mendapat jawaban kecewa dengan pernyataan WHO,

yang mengaku mereka gagal mengidentifikasi sumber asli wabah Covid-19.

Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (Channel News Asia)

Sebelumnya mereka menyatakan virus corona tak berasal dari pasar makanan laut atau atau kebocoran laboratorium di Wuhan.

Padahal sebuah dugaan digaungkan sejak awal bahwa asal-usul Covid-19 yang muncul pertama di Wuhan,

berasal dari hewan yang dijual di Pasar Makanan Laut Huanan dan menular ke manusia.

Sempat Ditutupi China, Kini WHO Sebut Gagal Identifikasi Sumber Wabah Covid-19, Ragu dari Wuhan

Tim WHO Akan Umumkan Hasil Penyelidikan Mereka tentang Asal-usul Covid-19 di Wuhan

Dijaga Ketat dan Tertutup, Tim WHO Mulai Selidiki Asal-usul Covid-19 di Pasar Seafood Wuhan

Dugaan lainnya adalah asal-usul Covid-19 berada di Institut Virologi Wuhan yang bocor dan menyebar.

Pakar dari China dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengenakan masker saat mengunjungi Rumah Sakit Wuhan Tongji, pusat wabah virus corona di Hubei, China, 23 Februari 2020.
Pakar dari China dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengenakan masker saat mengunjungi Rumah Sakit Wuhan Tongji, pusat wabah virus corona di Hubei, China, 23 Februari 2020. (CHINA DAILY/REUTERS via VOA INDONESIA)

Kedua dugaan itu menimbulkan protes dan bantahan dari pemerintahan China.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved