BERITA POPULER
Berita Populer Kepri, Rumah Warga Miskin Bakal Ditempel Stiker Khusus hingga Kisah Ationg
Ada beberapa kejadian di Kepri menarik pembaca Tribun Batam, Kamis (18/2). Di antaranya Rumah warga miskin di Batam bakal ditempel stiker khusus
Suhajar melewati masa-masa SMA sambil bekerja. Mulai dari menjadi takmir masjid sampai berjualan es, Ia lakukan untuk bertahan hidup di kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Tamat dari SMA, Suhajar masuk ke Fakultas Perikanan Universitas Riau sebelum diterima di Akademi pemerintahan Dalam Negeri (APDN).
Suhajar menyelesaikan pendidikannya di APDN pada tahun 1987.
Karena nilainya yang tinggi, Suhajar berkesempatan untuk melanjutkan kuliah S1 di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP).
Baca juga: Suhajar Diantoro Pj Gubernur Kepri, Gantikan Tugas TS Arif Fadillah Pimpin Kepri Sementara
Baca juga: Baru Serahkan SK Plh Bupati Bintan, Plh Gubernur Kepri Mendadak Serahkan SK Lagi, Mengapa?
Sembari menunggu mulai perkuliahan, Suhajar menjalankan dinas sebagai Staf Protokol Provinsi Riau.
Pada tahun 1990, Suhajar melanjutkan pendidikannya di IIP.
Suhajar pernah menjabat sebagai Sekretaris Camat, hingga dipercaya untuk menjadi pemimpin tertinggi bagi para birokrat di Pemprov Kepri sebagai Sekdaprov Kepri.
Ketika itu, ia dilantik pada 23 Februari 2011.
Prestasinya yang cemerlang di daerah membuat Suhajar Diantoro dipercaya untuk memperbaiki institusi yang membesarkan namanya.
Tak sampai di situ, setelah dari Kepri, pada Juli 2013, Suhajar Diantoro resmi menjadi Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Selama 2 tahun masa jabatannya sebagai Rektor IPDN.
Berikut riwayat pendidikannya dari sumber Wikipedia.
- Sekolah Dasar Negeri Tanjung Batu, Kepulauan Riau (1977).
- Sekolah Menengah Pertama Negeri Tanjung Batu, Kepulauan Riau (1980).
- SMA Negeri 2 Pekanbaru (1983).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21042020-berita-populer-tribunbatamid.jpg)