Sabtu, 11 April 2026

BERITA POPULER

Berita Populer Kepri, Rumah Warga Miskin Bakal Ditempel Stiker Khusus hingga Kisah Ationg

Ada beberapa kejadian di Kepri menarik pembaca Tribun Batam, Kamis (18/2). Di antaranya Rumah warga miskin di Batam bakal ditempel stiker khusus

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/SON
Berita Populer Kepri, Rumah Warga Miskin Bakal Ditempel Stiker Khusus hingga Kisah Ationg. Ilustrasi Berita Populer TRIBUNBATAM.id 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Berita populer Kepri hari ini, Kamis  (18/2/2021), Rumah Warga Miskin di Batam Bakal Ditempel Stiker Khusus.

Kemudian, PROFIL Pj Gubernur Kepri Suhajar Diantoro, Putra Karimun Pernah Jabat Rektor IPDN.

Berikutnya, Kisah Ationg, Jadi Korban PHK di Batam Kini Urus Usaha Ikan Asin Keluarga di Karimun.

Beberapa kejadian di Kepri, termasuk Batam menarik perhatian pembaca.

TRIBUNBATAM.id merangkum beberapa berita populer sebagai berikut:

1. Rumah Warga Miskin di Batam Bakal Ditempel Stiker Khusus   

Pemerintah bakal melakukan pendataan kembali warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) .

Dan saat ini, pemerintah menggelar rapat koordinasi program perlindungan dan jaminan sosial, kegiatan pengelolaan data fakir miskin cakupan daerah kabupaten/kota tahun 2021 Kota Batam di Aula Engku Hamidah Kantor Walikota Batam, Rabu (17/2/2021) lalu.

Di hadapan pencacah, TKSK, lurah dan camat se-Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan kebijakan yang tepat sasaran selalu didukung data yang benar. Kalau data salah kebijakan akan tidak tentu arah.

"Kita ini harus berangkat dari data yang benar, agar kebijakan tak diambil seolah meraba dalam gulita," kata Amsakar.

Ia menginginkan persoalan data fakir miskin harus terselesaikan.

Dalam hal ini pencacah menjadi lini terdepan mewujudkan target tersebut.

Selain itu, ia berharap koordinasi antara pencacah, TKSK, lurah hingga camat terus dilakukan dengan baik.

Baca juga: Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Pilkada Batam, Rudi : Ayo Kembali Bersatu Untuk Batam

"Saya ingin capaian validasi data jelas by name by addres. Data yang ada dari pencacah diketahui lurah maupun camat, bukan hanya diketahui pencacah saja. Ketepatan validasi data agar  jangan sampai ada kontroversi data di kalangan bawah," ujarnya.

Amsakar juga meminta warga yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) harus siap dipasangi stiker khusus yang menandakan mereka terdaftar sebagai warga miskin.

"Siapkan stikernya dan warga yang datanya ada di DKTS akan dipasangi stiker di rumahnya," imbuhnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved