Breaking News:

Atasi Depresi Selama Pandemi, Coba Kelola dengan 6 Cara Berikut Ini

Banyak orang mengalami stres karena adanya perubahan dan hal-hal yang tidak sesuai harapan selama pandemi. Stres yang tidak diatasi dengan baik maka..

freepik.com
Ilustrasi depresi 

TRIBUNBATAM.id - Banyak orang mengalami stres karena adanya perubahan dan hal-hal yang tidak sesuai harapan selama pandemi.

Stres yang tidak diatasi dengan baik maka dapat menyebabkan depresi

Menurut profesor klinis di University of California Nancy Liu, kemungkinan semua orang berisiko mengalami depresi selama pandemi

"Ada perasaan sedih, sedikit putus asa, atau tidak berdaya. Ada yang tidak terlalu bersemangat untuk berhubungan dengan orang lain dan menarik diri," kata Liu. 

Psikolog sekaligus penulis buku The Women's Guide to Overcoming Insomnia Shelby Harris mengungkapkan, perasaan sedih dan cemas dapat berkembang menjadi depresi.  

Masalahnya terus berlanjut tanpa henti, selama berminggu-minggu. Dampaknya seseorang mengalami ketidakmampuan untuk berfungsi secara normal. Misalnya gangguan tidur, penurunan atau kenaikan berat badan yang signifikan, dan kelelahan. 

Masalah lainnya adalah kurang motivasi atau rasa harga diri serta tidak menemukan kesenangan dari aktivitas sehari-hari. 

Semua masalah tersebut adalah tanda-tanda depresi

"Jika ada kesulitan untuk fokus, berkonsentrasi, atau melakukan rutinitas sehari-hari, serta timbul masalah tersebut, pertimbangkan untuk mencari tahu lebih lanjut," kata Harris. 

Depresi juga bisa mengancam jiwa karena dapat memicu keinginan bunuh diri. Oleh karenanya, penting untuk memahami penyebab, mengidentifikasi, dan mengambil langkah untuk mengatasi depresi

Halaman
1234
Editor: Lia Sisvita Dinatri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved