Breaking News:

Jenderal Listyo Kerahkan Polisi Virtual Patroli Konten Facebook hingga Twitter, 3 Akun Kena Tegur

Pengguna media sosial sebaiknya lebih bijak, polisi virtual mulai aktif konten media sosial.

ist
Ilustrasi penegakan hukum UU ITE. Polisi virtual resmi bekerja mengawasi konten media sosial 

TRIBUNBATAM.id - Pengguna media sosial sebaiknya lebih bijak, polisi virtual mulai aktif konten media sosial.

Mulai aktifnya polisi virtual  setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat edaran Kapolri nomor SE/2/II/2021.

Gebrakan pertama, polisi virtual sudah mengirimkan teguran kepada tiga pengguna media sosial.

"Kemarin sudah ada tiga kita buat, kita kirim," kata Kadiv Humas Polri Irjen  Argo Yuwono dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/6/2021).

Petugas virtual police akan memantau aktivitas media sosial.

Mereka akan melapor ke atasan setelah menemukan konten yang berpotensi melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selanjutnya, unggahan konten yang diserahkan oleh petugas akan dimintakan pendapat ke para ahli, seperti ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli ITE.

Baca juga: Surat Edaran Kapolri Soal UU ITE, Polda Kepri Tunggu Petunjuk Bareskrim, Ini Pesan Harry

Kemudian, jika ada potensi tindak pidana, unggahan konten itu akan diserahkan ke Direktur Tindak Pidana Siber atau pejabat yang ditunjuk.

"Setelah dia memberikan pengesahan, kemudian baru kita japri ke akun tersebut. Kita kirim itu. Jadi resmi kirimnya. Jadi tahu ada dari polisi yang kirim," jelas Argo.

Dia mengatakan, salah satu akun yang ditegur Polri membuat dan mengunggah gambar beserta tulisan "jangan lupa saya maling".

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved