Breaking News:

Surat Edaran Kapolri Soal UU ITE, Polda Kepri Tunggu Petunjuk Bareskrim, Ini Pesan Harry

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhart bilang, untuk penanganan UU ITE, sejak tahun lalu pihaknya sudah menerapkan restorative justice

TribunBatam.id/Istimewa
Foto Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhart. Surat Edaran Kapolri Soal UU ITE, Polda Kepri Tunggu Petunjuk Bareskrim, Ini Pesan Harry 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat edaran (SE) nomor SE/2/11/2021 terkait penerapan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam penegakan hukum.

Penekanannya, penanganan hukum kepolisian harus mengedepankan restorative justice untuk menyelesaikan suatu perkara yang menggunakan UU ITE.

Untuk penerapan di Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhart mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Bareskrim terkait hal tersebut.

"Namun terhadap pelanggaran UU ITE, pelapor harus orang yang dirugikan, tidak boleh diwakilkan," ujar Harry, Selasa (23/2/2021).

Harry mengatakan, untuk penanganan UU ITE sejak tahun lalu pihaknya sudah menerapkan restorative justice.

"Artinya terhadap pelaku kita dorong untuk melakukan permohonon maaf dan dilakukan mediasi," ujarnya.

Namun Harry mengatakan, untuk kasus UU ITE yang memiliki potensi keributan atau perpecahan akan dilakukan penindakan hukum.

Kabid Humas Polda Kepri itu mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam menggunakan media sosial (medsos).

"Medsos adalah ruang publik sehingga dalam penggunaannya perlu memahami literasi digital serta memilik adab dan etika yang baik," imbaunya.

SE Kapolri tentang UU ITE

Halaman
1234
Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved