Breaking News:

Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Berikan Vaksin Covid-19 di Malam Hari

Tahun ini, bulan suci Ramadhan akan dimulai pada 12 April di Inggris, waktu yang kritis dalam peluncuran vaksin di Inggris serta hanya 3 hari sebelum

IST
Ilustrasi vaksin virus corona 

TRIBUNBATAM.id, LONDON  - Pemerintah Inggris rencananya akan memberikan vaksin Covid-19 pada malam hari selama bulan Ramadhan setelah komunitas Asia di negara itu tercatat memiliki kematian tertinggi selama gelombang kedua Covid-19. 

Diwartakan Daily Telegraph, pemerintah Inggris berharap dapat mengurangi menurunnya potensi serapan vaksinasi pada umat Islam selama bulan suci tersebut. 

Tahun ini, bulan suci Ramadhan akan dimulai pada 12 April di Inggris, waktu yang kritis dalam peluncuran vaksin di Inggris serta hanya 3 hari sebelum pemerintah berencana menyuntik vaksin untuk mereka yang berusia lebih dari 50 tahun.  

Kekhawatiran bahwa serapan vaksin banyak berkurang diperburuk dengan laporan bahwa orang Asia di Inggris yang didominasi Muslim mencatat kasus kematian akibat Covid-19 tertinggi pada gelombang kedua wabah.

Kawsar Zaman, pendiri Kampanye Vaksin "Dapatkan Covid-19", mengatakan kepada Arab News bahwa dia menyambut baik pendekatan "proaktif" pemerintah dalam menjangkau dan menginokulasi komunitas muslim Inggris

"Saya pikir rencananya sangat bagus. Apa pun yang dapat kami lakukan untuk mendorong vaksinasi, terutama dalam komunitas di mana kami merasa sulit untuk menyadarkan orang agar mau divaksin, adalah hal yang positif," kata Zaman. 

"Khususnya selama Ramadhan, di mana 9 dari 10 orang terjaga hingga larut malam dan dini hari, apa pun yang membuat vaksinasi lebih mudah adalah kabar baik." 

Baca juga: Pererat tali Persahabatan, Singapura-China Latihan Bersama di Laut China Selatan yang Disengketakan

Baca juga: Tanah Pemakaman Umum di Italia Longsor, Ratusan Peti Mati Berserakan di Laut

Zaman juga memuji upaya pemerintah untuk menjangkau dan berkonsultasi dengan komunitas muslim Inggris selama peluncuran vaksin.

"Yang cukup unik dari program vaksin ini adalah mereka bersikap proaktif serta berkonsultasi dengan banyak orang di banyak komunitas, termasuk komunitas muslim, yang mana tidak selalu demikian," katanya. 

Zaman juga mengapresiasi Nadhim Zahawi, yang bertanggung jawab atas peluncuran vaksin Inggris.

Zaman mengatakan Zahawi telah melakukan "banyak pekerjaan yang sangat baik" dan telah "sangat terbuka dalam bertemu dengan masyarakat."

Pria itu menambahkan, "Yang hebat di sini adalah mereka mendengarkan dulu, lalu bertindak." (*)

Simak berita Tribun Batam lainnya di Google News

Baca juga: Sudah 720 Pasien Covid-19 di Batam Dirawat di RSUD EF, 408 Orang di Antaranya Positif

Baca juga: Nasib KPPAD Kepri di Tangan Gubernur Kepri, Erry Syahrial Minta Pimpinan Baru Responsif

Baca juga: Mount Merapi 24 Times Released Incandescent Lava Avalanches on Saturday Morning

Baca juga: Sering Terjadi, Ini Arti Kedutan di Wajah Menurut Primbon, Konon Pertanda Timbulnya Amarah

Baca juga: Arti Mimpi Jatuh Terpeleset Menurut Psikolog, Benarkah Pertanda Kamu Sedang Stres?

Editor: Lia Sisvita Dinatri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved