Senin, 13 April 2026

BATAM TERKINI

TERUNGKAP! Ternyata Ini Penyebab Lambatnya Proses Pasang Meter Air di Sejumlah Kaveling di Batam  

Saptono, mitra pengelola air di Batam mengungkapkan penyebab lambatnya pemasangan meter air baru di Batam setelah dikelola SPAM Batam.

Istimewa
Saptono, mitra pengelola air di Batam mengungkapkan penyebab lambatnya pemasangan meter air baru di Batam setelah dikelola SPAM Batam. Foto Ilustrasi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Proses pemasangan air di pemukiman khususnya daerah kaveling akhir-akhir ini terkesan sangat lambat.

Hal tersebut diduga karena tidak adanya komunikasi atau peralihan data dari pihak ATB ke PT Moya.

Persoalan lambatnya pemasangan sambungan baru bagi pelanggan air di Kecamatan Sagulung, dikarenakan data yang sebelumnya sudah diserahkan ke pihak ATB tidak diteruskan ke PT Moya yang mengelola air saat ini.

Saptono, mitra pengelola air di Batam menjelaskan, pihaknya harus kembali meminta data kepada calon pelanggan baru untuk diajukan ke pihak pengelola air.

"Lambat di sana, jadi kalau persyaratan sebenarnya tidak rumit," katanya.

Dia juga mengatakan sejak dulu, persyaratan pemasangan air untuk pelanggan baru tidak sulit.

Hanya saja sejak pertengahan tahun 2020 lalu, dengan akan berakhirnya kontrak ATB sebagai pengelola air di Batam, pemasangan baru, terjadi kendala," kata Saptono.

Baca juga: POLDA Kepri Bakal Terapkan Virtual Police, Apa Itu Polisi Virtual?

Dia juga menjelaskan, saat ini proses pemasangan sambungan air untuk pelanggan baru sudah normal.

"Sekarang kalau ada pelanggan baru, penyambungan sudah bisa dilaksankan," kata Saptono.

Dia juga mengatakan, untuk penyambungan air bagi pelanggan baru, pihak pengelola air di Kota Batam hanya menyediakan meteran air.

Sementara untuk segala kebutuhan dan SDM di lapangan itu dikerjakan oleh mitra.

"Jadi masyarakat perlu memahami juga, bahwa sejak Otorita Batam atau saat ini menjadi BP Batam, memberikan hak pengelolaan air kepada ATB, maka yang melakukan pemasangan jaringan kepada pelanggan adalah Mitra (kontraktor air,red),"kata Saptono.

Dia juga menjelaskan, pihak ATB hanya menyalurkan air sampai pipa besar yang ada di pinggir jalan, baik jalan besar, dan jalan masuk ke pemukiman.

"Kalau untuk di pemukiman sendiri, semua fasilitas seperti pipa itu adalah investasi dari mitra. Minta yang menyediakan pipa sampai ke rumah warga, selanjutnya mitra mengajukan permintaan meteran air ke ATB, pihak ATB melakukan penomoran pelanggan,"kata Saptono.

Dia juga menjelaskan, para pelanggan baru khususnya yang ada di kaveling dengan perumahan prosedur pemasangannya berbeda.

"Kalau di Kaveling, harus ada surat rekomendasi dari pihak BP Batam, untuk memastikan apakah benar pelanggan tersebut berada di kaveling yang ditetapkan pemerintah," kata Saptono. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved